Usaha Perawatan Kolam Renang Untung hingga 40 %

0
477
Dok: ciptawahanapool.com

Jasa pembuatan kolam renang memang bukan jenis usaha baru. Tapi seiring dengan properti mewah yang tumbuh pesat, permintaan pembuatan kolam renang pribadi pun terus meningkat.

Kebutuhan akan kolam renang saat ini juga tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan fasilitas hotel, gedung perkantoran, atau kompleks perumahan saja. Akan tetapi, juga mulai menjadi kebutuhan keluarga dengan kemampuan ekonomi menengah atas.

Bagi pemilik rumah mewah, fasilitas kolam renang memang sudah menjadi salah satu kebutuhan. Tipe-tipe klaster perumahan yang berkembang saat ini juga seakan menuntut keharusan adanya kolam renang sebagai fasilitas pelengkap. Dengan meningkatnya kebutuhan kolam renang untuk sarana pelengkap ternyata memberikan peluang yang cukup besar bagi para pelaku usaha jasa perawatan, renovasi atau pembuatan kolam renang.

Adalah Supomo, salah satu owner DMULTI ini mengungkapkan kalau usaha dibidang maintenance, renovasi atau pembuatan kolam renang ini sangatlah bagus dan tidak pernah ada matinya.

“komplek perumahan elite seperti di Jakarta ini jumlahnya sangat banyak sekali, mungkin ribuan rumah, jumlah perumahan elite ini juga tiap tahunnya terus bertambah, dan bisa dipastikan 80% dari perumahan elite ini pasti memiliki kolam renang, nah kalau jika kita mengandalkan dari usaha perawatannya saja maka peluang pasarnya sangatlah luas sekali, belum lagi renovasi atau pembuatan kolam renang baru,” tambahnya.

Bambang Wahyu Purnomo, pengamat marketing dari PT Perencanaan Jaya ini juga membenarkan mengenai peluang pasar yang bagus dari bisnis jasa tersebut. Pasalnya seiring dengan pertumbuhan populasi di berbagai kota besar ditanah air, membuat jasa yang berkaitan dengan kebutuhan perumahan, perhotelan dan apartemen seperti kolam renang terus prospek. Apalagi untuk kolam renang sendiri memang membutuhkan peraawatan yang rutin dan berkelanjutan.

Meski demikian, usaha dibidang jasa perawatan kolam renang ini juga sudah terbilang ketat. Menurut Yadi Budi Setiawan, pengamat bisnis dari Force One Consultant, untuk tetap bertahan di tengah ketatnya persaingan, sebaiknya pelaku usaha harus mengutamakan kepuasan klien dengan cara memerhatikan faktor keamanan dan kecepatan, misalnya bahan chemical yang digunakan harus aman dan tidak menimbulkan aroma yang menyengat.

Untuk menarik kllien, pelaku usaha bisa juga memberikan garansi layanan. Walaupun sudah ketat, tetapi jangan khawatir, karena dalam usaha jasa ini masih banyak celah bagi para pemain baru. Asal mau berkompetisi semua tetap memiliki kesempatan peluang yang sama.

Disamping itu bagi pelaku usaha pemula yang ingin terjun di bidang tersebut setidaknya harus memiliki pengetahuan mengenai bahan chemical dan standar peralatan yang digunakan. Karena hal ini juga akan berdampak pada tingkat kepuasan klien.

Segmen Pasar. Konsumen dari jasa perawatan kola renang ini dikategorikan dalam tiga kelompok yaitu perumahan, gedung komersial (apartment, hotel, restaurant dan villa), serta kolam renang umum. Tarif yang dipatok, tentunya juga disesuaikan masing-masing segmen dan juga berdasarkan luas kolam.

Seperti yang sudah diterapkan oleh Supomo, owner DMULTI Pool. Menurutnya, untuk menentukan harga jasa perawatan ia melihat dari segmen pasar terlebih dahulu. Jika klien dari kalangan perumahan maka ia akan mematok harga yang sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan kalangan gedung komersial seperti perkantoran, hotel, apartemen ataupun kolam renang umum.

“untuk tindakan perawatan juga berbeda-beda, kalau untuk kolam pribadi biasa tindakan perawatan yang dilakukan hanya 2 kali dalam seminggu, jika kolam renang umum harus dilakukan tindakan setiap hari,” tambahnya.

Sama halnya dengan Isa Nurcahya Putra, Pemilik Prama Pool Expert, dalam menentukan tariff dan tindakan ia pun membagi kedua kategori, yakni tindakan perawatan untuk kolam renang rumahan dan tindakan untuk kolam renang umum.

Tariff yang dipatok pun juga berbeda jauh, jika perawatan kolam renang untuk umum dipatok harga sekitar Rp 5 juta, maka untuk perumahan jauh lebih murah yakni antara Rp 500 ribu-Rp 1 juta.  

Jasa Yang Ditawarkan. Dalam menjalankan bisnis yang terkait dengan kolam renang ini, ada beberapa jenis jasa yang ditawarkan. Diantaranya seperti jasa maintenance atau perawatan kolam. Untuk jasa maintenance hal utama yang harus diperhatikan adalah dalam pemilihan bahan chemical, karena dalam penggunaan bahan chemical ini harus menyesuiakan dengan kandungan kadar air kolam.

Seperti yang dilakukan Isa Nurcahya Putra, Pemilik Prama Pool Expert. Menurutnya dalam melakukan tindakan ada beberapa tahapan treatment diantaranya seperti penjernihan air dengan menggunakan chemical atau soda ash dan mengecek PH air, jika PH air tinggi maka diturunkan dengan menggunakan HCL sehingga PH air stabil. Kemudian membersihkan lumut dinding dan dasar kolam serta memberikan Trussi yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan lumut dan memberikan kesan warna biru pada air kolam renang.

“tahapan ini memang harus diketuahui oleh para pelaku usaha, karena jika chemical yang diberikan tidak sesuai dengan kadar air maka bisa mengakibatkan tumbuhnya bakteri baru dalam air,” tambah Isa

Kemudian jasa yang ditawarkan selanjutnya adalah renovasi kolam, untuk renovasi ini memang terbilang sulit, oleh karena itu biaya yang ditawarkan dari para pelaku usaha memang lumayan mahal. Seperti kerusakan ringan pada kolam, setidaknya pihak klien harus merogoh uang hingga Rp 5 juta lebih.

Menurut Supomo, owner DMULTI Pool, mahalnya dari biaya renovasi ini karena proses perbaikan dari kolam renang cukup memakan waktu yang lama. Misalnya bocor, maka para pelaku usaha harus bisa mencari sumber dari kebocoran tersebut, setidaknya dibutuhkan beberapa kali uji tes kolam. “proses yang paling lama biasanya untuk mencari celah-celah kolam yang bocor, dalam hal ini kita harus kerja efektif, jangan membuang tenaga dan biaya,” Ujar Supomo.

Jasa berikutnya adalah pembuatan kolam, mengingat harga untuk pembuatan kolam renang ini terbilang mahal, maka dalam pembuatan kolam para pelaku usaha harus sudah benar-benar menguasai segalanya, baik dari segi tehnik, instalasi ataupun pengetahuan mengenai tanah. karena jika salah sedikit saja bisa mengakibatkan kegagalan.

Untuk para pelaku usaha pemula, bisa dimulai dengan menawarkan jasa perawatan atau maintenance terlebih dahulu. Karena hal ini dapat menekan modal utama dan meminimalisir resiko yang tidak diinginkan, seperti gagal, tidak sesuai keinginan klien dll.

Strategi Pemasaran. Dalam memasarkan usaha ini bisa dilakukan berbagai cara, namun yang paling efektif adalah dengan penawaran langsung ke target market yang dituju. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet baik itu melalui situs jual beli gratis atau jejaring sosial.

Untuk memberikan kepercayaan kepada pelanggan, bisa dilakukan dengan cara memberikan garansi dalam jangka waktu sesuai dengan kesepakatan dengan konsumen. Langkah lain yang bisa dilakukan ialah dengan membuat beberapa sampel jasa perawatan yang pernah ditangani untuk diperlihatkan kepada konsumen agar mereka mengetahui sejauh mana kualitas jasa yang diberikan.

Agar usaha bisa mengarah tepat sasaran menurut Bambang Wahyu Purnomo, pengamat marketing, para pelaku usaha bisa menjalin kerjasama dengan pihak-pihak tertentu seperti kontraktor dan developer, pengelola hotel, pengelola apartemen dan juga beberapa kompleks perumahan elite.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.