Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis UMKM Kiat Memilih Usaha yang Cocok untuk Ekspansi

Kiat Memilih Usaha yang Cocok untuk Ekspansi

0
ekspansi-bisnis (dok digitaloceanspaces.com)

 

Saat ini Anda sudah membuka usaha konter pulsa. Lalu ada keinginan untuk ekspansi bisnis dengan  beberapa pilihan untuk membuka toko roti (bakery), toko obat  toko kelontong dan toko beras. Ekspansi bisnis ini didanai pinjaman sehingga perlu arus uang kas yang kembali dengan cepat untuk membayar angsuran.

Mari kita analisis satu per satu lebih dulu. Pertama toko roti, roti cukup disukai konsumen. Kalau belum banyak pesaing ternama yang menjual roti dan sejenisnya di lokasi Anda, menjual roti cukup menjanjikan. Apalagi kalau Anda punya resep roti unik yang unggul. Hanya saja risiko toko roti adalah kesegarannya. Roti hanya awet beberapa hari. Kalau tidak cepat laku, kita bisa menanggung rugi. Makanya seringkali toko roti mendiskon 50% begitu mau tutup di malam hari.

Kedua, toko obat atau apotek. Keberadaan toko obat sangat dibutuhkan, utamanya kalau sedang musim penyakit seperti diare, demam berdarah, flu, atau batuk. Meski tidak mengharap orang-orang lalu sakit, obat termasuk barang yang mutlak dibeli konsumen saat sakit.

Hanya saja penjualannya seringkali naik turun, bisa dipengaruhi musim. Saat ini sudah banyak waralaba dalam bentuk toko obat seperti apotek K-24. Kalau di lokasi Anda belum banyak apotek besar yang ternama, membuka apotek bisa dipertimbangkan.

Ketiga, toko kelontong. Barang-barang kelontong atau kebutuhan sehari-hari selalu dibutuhkan dan rutin dibeli konsumen. Ini menariknya sehingga cepat laku bahkan konsumen bisa membeli rutin ke kita.

Selama di lokasi Anda tidak banyak toko kelontong –apalagi toko Anda sendirian- dan bisa menjual dengan harga wajar, pasti membuka toko kelontong akan laris. Namun perlu cermat kalau di lokasi dekat ibu terdapat supermarket atau minimarket yang sudah ternama seperti Alfamart atau Indomaret. Minimarket ini cukup tertata dengan baik dan banyak orang suka berbelanja di sini.

Yang keempat adalah toko beras. Beras dapat dikatakan selalu dibeli masyarakat. Kalau kita mampu mendapat pasokan beras yang bagus dengan harga murah, tentu dapat mengandalkan menjual beras ke lingkungan kita. Sekali lagi cermati apakah sudah banyak toko beras di sekitar lokasi Ibu. Toko beras biasanya dilengkapi dengan barang pelengkap seperti air minum kemasan galon, tabung gas elpiji dan minyak goreng.

Lalu mana yang dipilih? Untuk menentukan pilihan, harus dilihat dulu dari faktor dalam (internal) dan faktor luar (eksternal) yang Anda miliki. Faktor internal, melihat manakah dari empat toko tadi yang posisi Anda kuat. Mana dari empat toko tersebut yang Anda sudah atau bisa memiliki jaringan pemasok?

Misal kalau toko roti, apakah Anda memiliki keterampilan membuat roti yang enak? Cukup ahli dan tahu resepnya? Jika membuka apotek, apakah Anda memiliki latar belakang farmasi? Untuk apatek biasanya mensyaratkan adanya apoteker dan Anda punyakah akses ke distributor obat? Bisa pula dipertimbangkan membuka dalam bentuk waralaba seperti disebut di atas. Sedangkan untuk toko kelontong dan beras, apakah Anda sudah memiliki distributor yang bisa memasok dengan harga murah? Jadi di faktor internal kita melihat sisi kuat dan lemah kita. Pilihlah yang kita memiliki kekuatan atau potensi kuatnya bisa besar.

Faktor eksternal, menyangkut lingkungan luar utamanya pesaing. Dari empat pilihan toko di atas, Anda pikirkan mana yang pesaingnya banyak? Apakah Anda bisa mengungguli atau minimal menyamai tawaran pesaing tersebut? Apakah Anda bisa menjual dengan harga yang kompetitif, tidak lebih mahal dari mereka? Apakah Anda bisa menawarkan pembeda dari pesaing misal dari layanan antar? Pilihlah jenis toko yang kita yakin kita bisa unggul.

Jadi kalau di lokasi Anda radius minimal 2 km belum ada supermarket atau minimarket ternama seperti Alfamart atau Indomaret, membuka toko kelontong dan beras bisa menjadi pilihannya. Namun kalau sudah ada mereka sedangkan kita tidak memiliki keunggulan, coba pertimbangkan membuka apotek atau toko obat. Kalau apoteknya juga sudah banyak, bisa dipertimbangkan toko roti. Yang penting kita berani membuka jika ada nilai lebih yang bisa kita tawarkan dan tidak dimiliki pesaing.

Jangan lupa jika tokonya sudah dibuka, memanfaatkan pelanggan pulsa yang sudah membeli di konter Anda saat ini. Dorong mereka untuk berbelanja barang-barang lain yang Anda sediakan. Beri layanan lebih untuk bisa bersaing seperti layanan antar, buka 24 jam, atau yang lain yang tidak dimiliki pesaing. Selamat berbisnis dan maju terus.

 

oleh: Istijanto Oei,

Pelatih dan Konsultan Bisnis Prasetya Mulya

Penulis Buku Jurus-Jurus Sakti Wirausaha

www.istijanto.com

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version