Usaha Aksesoris Interior Mobil  Makin Menjanjikan

0
196
dok topreneur.id

 

Jumlah kendaraan roda empat yang semakin bertambah setiap tahun tentu saja membuat usaha yang berhubungan dengan mobil memiliki pangsa pasar yang sangat besar. Salah satu usaha yang berhubungan dengan kendaraan roda empat yang memiliki prospek menjanjikan ialah usaha aksesoris interior mobil. Pengguna mobil yang ingin mengubah tampilan kendaraan menjadi berbeda membuat aksesoris interior mobil ini banyak dicari.

Menurut pengamat usaha otomotif Adirizal Nizar, kebanyakan para pemilik kendaraan bermotor baik roda dua maupu roda empat tidak ingin melihat kendaraan yang dimilikinya biasa saja dan ingin membuatnya berbeda dari kendaraan pada umumnya. Khusus untuk kendaraan roda empat/mobil, perubahan kerap dilakuka terutama dalam hal interior mobil di mana para pemilik kendaraan ini akan melakukan penggantian dan penambahan beberapa aksesoris kendaraannya.

Namun tren saat ini, kebanyakan para pemilik kendaraan akan memilih aksesoris interior mobil seperti bantal mobil, sarung jok, sarung stir, pelindung sabuk, tempat tissue yang berbeda dari yang banyak ada di pasaran baik dari segi bentuk maupun tampilannya. Pengamat marketing Cahyo Adinugroho mengatakan, selain karena banyak dicari, aksesoris interior mobil dengan bahan dan bentuk yang berbeda juga perlu dibuat oleh para pelaku usaha untuk memenangkan persaingan pasar yang ada. Karena di lapangan, sekarang ini sudah banyak aksesoris interior mobil impor yang menyerbu pasar tanah air.

Kembangkan Kreativitas. Pesaingan pasar dengan produk impor terutama dari China yang menawarkn aksesoris mobil dengan harga yang lebih murah membuat banyak pelaku usaha memutar otak dan mengembangkan kreativitasnya untuk membuat aksesoris yang berbeda dari yang ada di pasaran. Hal tersebut juga diingatkan oleh pengamat usaha otomotif Adrizal Nizar agar pelaku usaha terus berinovasi baik dalam bentuk maupun bahan baku produk yang mereka buat. “Tidak apa dijual dengan harga mahal asalkan produknya berkualitas dan berbeda dari produk yang ada,” ungkapnya.

Hal tersebut ternyata telah dipahami oleh beberapa pelaku usaha aksesoris interior mobil yang mencoba berkreasi dengan produk yang mereka buat. Salah satunya adalah Richard Tandanu, Pemilik Richz Auto Designs, dengan pengalamannya di bidang interior mobil membuat Richard selalu mencoba membuat produk yang berkualitas dan tentunya berbeda dari yang sudah ada. Untuk itu, Richad mencoba menawarkan produk karpet mobilnya dengan bahan dan desain yang berbeda, yaitu dengan menggunakan bahan bludru yang lembut dan kuat dikombinasi bahan karet anti slip. Bukan hanya bahan, Richad juga membuat desain yang menarik seperti animasi yang banyak disukai pengguna kendaraan saat ini khususnya untuk kaum wanita.

Tidak jauh berbeda dengan Richad, beberapa pelaku usaha yang ditemui Peluang Wirausaha juga melakukan inovasi dengan produk yang mereka buat. Seperti Risa Miyarsih dan Nilla Firda Asmawati pemilik CV Tunas Mekar yang mencoba membuat aksesoris interior mobil seperti bantal mobil, sarung sabuk pengaman, sarung setir dan lain sebagainya dengan desain dan bentuk yang unik dan berbeda seperti bentuk gigi geraham bawah. Pelaku usaha lain yaitu Felix Ali dan Totok Susanto, Pemilik Auto Seats mencoba menawarkan sarung jok berbentuk sofa agar pengendara tidak cepat lelah dan seperti berada di rumah.

Banyak Diminati. Apa yang dilakukan oleh pelaku usaha tersebut ternyata tidak sia-sia karena produk yang mereka tawarkan banyak diminati pasar dan hal tersebut terlihat dari omset dan jumlah penjualan yang berhasil mereka lakukan setiap bulan. Risa Miyarsih dan Nilla Firda Asmawati pemilik CV Tunas Mekar contohnya, kedua dokter gigi ini dalam satu bulan bisa menjual 70 set aksesoris interior mobil yang terdiri atas sarung sabuk pengaman, sarung setir, tempat tissue dan lain sebagainya serta 100 bantal mobil berbentuk gigi setiap bulan. Dengan penjualan tersebut, dalam satu bulan mereka bisa memperoleh omset sebesar Rp 50 juta dengan keuntungan bersih mencapai 70%. Begitu pun dengan Eddy Widjaja pemilik Bantal Mobil Custom bisa memperoleh omset sebesar Rp 90 juta per bulan dengan keuntungan bersih sekitar Rp 26 juta.

Selain keuntungan yang besar tersebut, ternyata modal awal yang digunakan untuk membangun usaha aksesoris interior mobil ini pun tidaklah besar. Felix Ali dan Totok Susanto, Pemilik Auto Seats mengeluarkan modal sebesar Rp 10 juta untuk memulai usahanya, terutama untuk membeli berbagai bahan baku karena peralatan mereka bisa menyewa.

Pemasaran dan Kendala. Pengamat usaha otomotif Adrizal Nizar menyarankan pelaku usaha aksesoris interior mobil ini sebaiknya menyasar kalangan menengah ke atas yang tidak terlalu mementingkan harga tapi kualitas produk yang ditawarkan. Dan, untuk masuk ke pangsa pasar seperti itu, pelaku usaha harus masuk ke beberapa komunitas pemilik kendaraan roda empat ataupun bekerja sama dengan bengkel kendaraan untuk mempromosikan produk.

Bicara mengenai kendala, beberapa pelaku usaha aksesoris interior mobil mengaku tidak menemui kendala berarti dalam usahanya. Meskipun saat ini banyak sekali produk impor dengan harga murah, namun para pelaku usaha lokal bisa mengatasinya dengan terus berinovasi dan mengasah kreativitas serta menjaga kualitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.