Menggeluti Usaha Miniatur Pesawat Terbang

0
892
Dok Antara

Usaha miniatur sudah ada sejak lama dan begitu banyak jenisnya. Misalnya miniatur makanan, tokoh kartun, berbagai jenis mobil dan kendaraan lainnya, termasuk miniatur pesawat terbang.

Miniatur-miniatur ini dibuat sangat mirip dengan aslinya, hanya dibuat dalam bentuk yang mini dan tentunya tidak bisa terbang seperti misalkan aero modeling. Karena itu biasanya pengrajin miniatur pesawat ini dituntut untuk kreatif dan mengerti serta mengenal jenis-jenis pesawat terbang. Karena itu biasanya yang menekuni usaha ini adalah mereka yang memiliki hobi dan kegemaran akan pesawat terbang.

Jika tertarik menekuni usaha ini, modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Hanya dengan modal kurang lebih Rp 5 juta saja, Anda sudah bisa menjalankannya. Modal tersebut dipergunakan untuk membeli kebutuhan peralatan seperti compressor, airbrush, bahan baku fiber, reflin, cat-cat, tempat sablon. Namun modal tersebut belum mencangkup sewa tempat. Jika Anda ingin membukanya di mal atau pusat perbelanjaan tentunya dibutuhkan dana tambahan, tapi setidaknya dengan dana minimalis tersebut Anda sudah bisa menjalankan usaha di rumah.

Produk. Usaha miniatur pesawat terbang memang tergolong usaha kerajinan tangan yang unik dan sangat jarang orang bisa melalukannya. Kebanyakan orang yang membuat miniatur pesawat terbang miliki kesabaran, jiwa seni, dan ketekunan. Karena dalam proses pembuatannya, setiap bagian dibuat secara detail mulai dari bagian moncong pesawat, sayap pesawat, badan pesawat, hingga bagian ekor pesawat.

Biasanya miniatur pesawat yang dibuat sangat beragam jenis mulai dari maskapai domistik dan maskapai mancanegara. Tak jarang ada pula yang membuat miniatur pesawat tempur atau pesawat kepresidenan. Untuk ukuran dan harga miniatur pesawat terbang yang dibuat cukup bervariasi mulai dari panjang 17 cm yang biasa dijual seharga Rp 125 ribu, panjang 30 cm harga Rp 400 ribu, dan panjang 70 cm harga Rp 1,5 juta. Bentuk miniatur pesawat terbaru selalu mengikuti perkembangan terbaru dari maskapai penerbangan seperti yang terbaru saat ini adalah pesawat Garuda Boeing 737-800NG, Lion Air boeing b737-900ER.

Produk ini dinilai unik karena miniatur pesawat terbang dibuat sacara handmade dan biasanya lebih diminati pasar luar negeri ketimbang pasar lokal karena orang asing memang lebih menghargai dan menyukai produk yang dibuat secara handmade karena tidak diproduksi secara massal. Hal ini memberikan keuntungan sendiri bagi pengrajin di Indonesia karena harga jual produk bisa jauh lebih tinggi.

Proses Pengerjaan dan Peralatan. Sebelum membuat pesawat peralatan yang dibutuhkan antara lain cetakan, airbrush, kompresor, mesin bor untuk melobangi baut-bautnya, serta bahan baku seperti fiber, dan cat. Harga peralatan yang diperlukan untuk membuat miniatur pesawat bervariasi mulai dari compressor Rp 850 ribu sampai dengan Rp 1,5 juta, airbrush pen mulai dari Rp 175 ribu hingga Rp 250 ribu, cat duko Rp 20 ribu/kaleng, cat khusus pesawat merek Lacquer Rp 50- Rp 90ribu, serbuk resin bening 108 Rp 45.000/kg, serat fiber Rp 27.000/meter, cat vernis merek Mr. Surfacer 1000 harga Rp20 ribu- Rp 75 ribu.

Semua bahan baku dan peralatan ini dapat diperoleh di toko-toko kimia yang banyak menjualnya. Sedangkan untuk mencari peralatan dan bahan baku melalui situs internet seperti http://www.tokokimiaindonesia.com. Setelah peralatan dan bahan sudah disiapkan, maka proses pengerjaan bisa dilakukan. Yang pertama adalah menentukan pesawat yang akan dibuat dengan memperhatikan kondisi aslinya melalui foto atau gambar yang ada.

Selanjutnya, mulailah pembuatan cetakan badan, sayap, dan moncong pesawat sesuai dengan jenis pesawat yang ditentukan tadi. Masukkan bahan fiber ke dalam cetakan, campurkan bahan resin (cairan kimia) agar bahan fiber merekat. Tutup rapat cetakan dan diamkan selama 5-15 menit untuk proses pengeringan. Bila sudah mencapai batas waktu yang ditentukan, buka cetakan pesawat dan lepaskan bahan fiber dari cetakan. Bersihkan dan haluskan permukaan setiap bagian pesawat yang sudah dibuat dengan menggunakan amplas untk menghilangkan serabut sisa bahan fiber.

Bila permukaan sudah halus dan bersih, lakukan proses penyatuan badan dan sayap pesawat untuk menjadi pesawat secara utuh dengan cara dibor bagian sisi kanan dan kiri badan pesawat. Jika sudah berhasil menyatukannya, maka proses pewarnaan dimulai dengan memberi lapisan warna dasar putih pada miniatur dan dijemur selama satu hari dalam kondisi panas. Lakukan pengecatan sesuai dengan warna, corak dan logo maskapai mengikuti bentuk yang ada di foto atau gambar dengan cara airbrush. Sebagai tahap finishing miniatur pesawat divernis agar terlihat lebih hidup. Sebagai tampilan tambahan pasang dudukan pesawat pada bagian bawah supaya pesawat terlihat terbang saat di pajang.

Promosi dan Pemasaran. Cara yang tepat untuk mempromosikan pertama kali usaha ini biasanya dengan menawarkan produk kepada teman-teman sekitar dan memberikan penjelasan dengan produk ini. Atau mendatangi komunitas pecinta miniatur pesawat terbang atau bahkan menawarkan langsung ke perusahaan maskapai yang bersangkutan atau penjual tiket pesawat terbang. Alangkah lebih baiknya memiliki kenalan di perusahaan maskapai, kita dapat menitipkan beberapa item di perusahaan tersebut.

Untuk pemesanan harus dibuat sesederhana mungkin dan tidak menyulitkan calon pembeli. Misalnya pemesanan bisa dilakukan dengan cara telepon, SMS, atau email. Pesanan dari luar kota biasanya diberlakukan pembayaran di muka dengan sistem DP atau pembayaran full sekaligus ongkos kirim untuk menghindari risiko penipuan.

Selain itu, bisa juga dengan mengikuti pameran-pameran seperti pameran kerajinan Inacraft, Indocraft, dan lain-lain. Dengan begitu produk yang ingin dijual dapat dikenal banyak orang. Namun, ada yang harus diingat pula, karena sekarang zaman modern perlu juga memanfaatkan media internet seperti Twitter, Facebook, website, atau iklan gratis di internet seperti 88db, tokobagus, kaskus, dan lain-lain.

Kendala dan Prospek. Selama ini, kendala yang sering dihadapi lebih sering kepada masalah teknis saja. Biasanya pada saat penjemuran setelah selesai dicat, karena dikerjakan secara tradisional, maka proses pengeringan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Bila cuaca sedang terik panas, maka tidak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan pekerjaan, tapi kalau cuaca kurang bagus penjemuran bisa sampai 2 hari.

Melihat usaha miniatur atau replika pesawat terbang ini masih jarang pelaku usahanya, prospek usaha ini sangat bagus. Selain itu, banyak orang belum begitu mengenal dengan usaha ini. Jadi ke depannya usaha ini masih sangat bagus, walaupun yang membeli ini lebih kepada souvenir dari perusahaan-perusahaan maskapai penerbangan.

Bagi pemula yang masih awam dalam bidang usaha kerajinan jangan pernah takut tidak bisa, bila ingin belajar dengan sungguh-sungguh waktu yang dibutuhkan hanya sebulan. Pada intinya usaha ini hanya membutuhkan kreativitas, kejelian dalam melihat detail bentuk pesawat asli, dan ketekunan.

Oleh: M. Rizal Badhillah,
Pemilik Aircraft Model
Jl. Gunung Sahari Raya No. 1
Mangga Dua Square Lt. LG Blok A No. 8-9-10 Jakarta 14430

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.