Laba Berlipat dari Bisnis Tas Lipat

0
118
Tas Lipat dok kaskus

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

st1:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

Praktis, unik dan kreatif, adalah tiga alasan utama yang diungkapkan beberapa konsumen yang membeli dan menggunakan tas lipat. Ketika ketiga faktor tersebut berhasil dimunculkan, produk tas lipat tentu akan mampu menarik perhatian konsumen. Meski tidak selalu, namun sebagian besar produk tas lipat sebenarnya hanya tas jinjing biasa dari bahan tipis yang mudah dilipat, atau digulung namun lipatannya dikreasikan menjadi lebih menarik, seperti bentuk dompet, bentuk buah, bahkan bentuk boneka. Bahan yang banyak digunakan untuk tas lipat adalah jenis parasit, katun ospor, batik katun, batik sutra atau jenis bahan lain yang mudah dilipat.

Spundbond, bahan tipis yang kerap digunakan untuk goodie bag, kini juga bentuk variasinya telah sangat beragam, salah satunya adalah tas lipat, tas lipat spunbond kini juga tengah laris di pasaran. Rasyid, Pemilik www.souvenir-online.com misalnya, ia mengaku bisa  memproduksi 1.000 tas lipat berbahan spunbond tiap bulan.

Pasar dari tas lipat ini juga bermacam-macam, ada yang membeli untuk digunakan sendiri secara eceran, namun banyak juga yang membeli untuk suvenir acara pernikahan, atau acara-acara lainnya. Tas yang digunakan untuk suvenir pernikahan biasanya ditambahkan cetakan nama mempelai, tanggal acara dan ucapan terima kasih. Sementara untuk acara promosi, corporate atau produk lain, bisa dicantumkan nama perusahaan, logo atau yang lainnya. Tas lipat spunbond buatan Rasyid biasa dipesan untuk acara perusahaan dan beberapa acara pernikahan.

Adri Wahyuni, pemilik Biyu Handycraft membuat tas lipat secara khusus memang ditujukan untuk suvenir pernikahan. Karena itu tas lipat dari bahan parasut yang diproduksinya, ia kemas dengan apik menggunakan keranjang kecil, dan kotak mika, ada juga yang dikemas menjadi sekecil tempat handphone lengkap dengan gantunganya.

Penjualan khusus untuk pesanan ini, kelebihannya adalah tidak harus mengeluarkan modal awal yang besar lebih dulu untuk berproduksi, cukup hanya membuat contoh produk dan mempromosikan dan memasarkannya, jika ada pesanan, konsumen bisa diminta membayar uang muka, yang bisa digunakan untuk menambah modal produksi.

Surya Arry Prabowo, pemilik Mulia Bag, mengaku modal awal usahanya hanya membuat brosur, karena untuk produksi ia menggunakan modal dari uang muka konsumen yang memsan  pertama kali. Sementara untuk peralatan produksi dan karyawan juga tidak mutlak diperlukan, karena saat ini banyak tempat yang bisa menerima jasa maklon jahit. Kelebihan lain menggunakan sistem pesanan, biasanya ditentukan jumlah kuota minimum pemesanan, tentunya nilai transaksi lebih besar daripada yang menjual eceran.

“Ya, tapi kan tidak setiap hari ada yang pesan,” ungkap seorang pelaku usaha. Keuntungan yang bisa didapat dari usaha tas lipat bisa berlipat dari modal yang dikeluarkan, jika persentase keuntungan dihitung dari harga jual atau omset yang didapat rata-rata keuntungan berkisar antara 45-50%, bahkan ada yang lebih. Bollini Collection misalnya, bisa memperoleh keuntungan hingga 53% dari omset.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.