Cara Memilih Pegawai yang Tepat

0
135

 

Baru-baru ini, saya membawakan pelatihan dengan topik investasi untuk para calon pensiunan. Sebetulnya agak-agak berat membawakan topik ini terutama di hadapan para calon pensiunan. Bukan permasalahan pada beratnya topik, melainkan karena beratnya harus memberitahukan kepada mereka berita yang kurang menyenangkan. Karena mereka masih harus bekerja penuh waktu lagi setelah pensiun karena uang pensiun paling hanya bisa menghidupi mereka antara 3 – 5 tahun ke depan. Lalu sisanya bagaimana? Nah itu dia, mereka harus siap- siap meninggalkan kenyamanan pensiun dan kembali bekerja. Nah, tidak enak kan bicara seperti itu?

Cara yang bisa digunakan untuk menambah uang pensiun mereka adalah wirausaha. Secara mental, saya berusaha menyiapkan mereka untuk bersiap dalam menghadapi dunia usaha, yang sangat berbeda dengan dunia kerja secara profesional pada sebuah perusahaan milik orang lain. Bagaimana mereka harus menguasai, berbagai macam skill yang memungkinkan mereka untuk dapat mengelola usaha termasuk mengelola keuangan, manusia dan sebagainya.

Di antara mereka ada yang bertanya seperti ini pada saya, “Mas, bagaimana cara saya untuk bisa sukses?” Saya jawab, “salah satu caranya adalah kemampuan delegasi bapak dan ibu”.  Orang itu kembali menimpali, “Nah, itu dia Pak. Saya tidak bisa begitu saja percaya dengan orang lain. Ini terjadi karena pengalaman saya sebelumnya. Saya pernah dikhianati dan ditipu orang dalam menjalankan  bisnis. Saya jadi trauma.”

Pasti saya akan seperti itu kalau saya juga mengalami hal yang sama dan tetap saja kemampuan delegasi tugas merupakan keahlian esensial dalam berwirausaha. Oleh karena itu kita harus belajar caranya untuk meminimalkan resiko tersebut.

Jadi berdasarkan pengalaman di atas, maka saya akan sharing sedikit kepada Anda semua cara praktis mendapatkan SDM yang bisa dipercaya:

  1. Tentukan dulu jabatan dan tugas yang ingin Anda cari. Ini penting karena dengan mengetahui jenis jabatan serta pekerjaan tersebut, Anda bisa menentukan kriteria ideal pengisi jabatan tersebut.
  2. Pelajari dengan seksama karakter manusia. Ada berbagai macam metode yang bisa Anda gunakan. Nah, dengan menguasai karakter manusia tersebut lalu Anda cocokkan dengan kriteria ideal tersebut di atas maka Anda sudah bisa menyaring SDM yang akan bergabung dalam bisnis Anda. Ambilah orang-orang yang mendekati kriteria ideal yang sudah Anda tentukan sebelumnya.
  3. Tahapan yang ketiga adalah wawancara. Sampai dengan tahapan ini, Anda sudah bisa menilai apakah yang saat ini di hadapan Anda adalah orang yang bisa Anda percaya untuk menjalankan tugas. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dalam memperkuat skill Anda melakukan wawancara, yakni pola berpikir mereka, integritas, kemampuan komunikasi dan kemampuan mereka dalam melakukan pekerjaan. Hal ini akan semakin mengerucutkan pilihan Anda. Anda pun bisa meminta bantuan pada ahlinya, seandainya Anda sibuk, sehingga hasilnya akan semakin detail sehingga semakin memudahkan Anda.
  4. Terakhir, masa percobaan selama tiga bulan akan menjadi monitoring Anda terhadap orang tersebut. Kalau Anda ‘beruntung’ maka SELAMAT !!! Anda sudah harus bersiap untuk mendelegasi sebagian pekerjaan Anda.

Begitulah cara-cara yang bisa Anda gunakan untuk membuat Anda bisa benar-benar menjalankan usaha Anda. Sebab Anda baru bisa dikatakan memiliki bisnis kalau Anda menguasai dengan baik minimal cara-cara praktis yang disebutkan di atas. Hal ini masih harus diperkuat lagi dengan cara mengelola usaha dengan topik yang lain seperti mengelola SDM, keuangan dan lain-lain yang sudah saya sebutkan sebelumnya.

 

Oleh: Antonius Karya,

Master Trainer and Lead Consultant,

FinanSaleS MindTech TCC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.