Dampak Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 373 Penerbangan Terdampak

0
1
Dampak Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 373 Penerbangan Terdampak
Dampak Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 373 Penerbangan Terdampak (Foto/injourneyairports.id)
Pojok Bisnis

Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kembali meningkat mulai menimbulkan dampak erupsi anak krakatau terhadap mobilitas udara. Sebaran abu vulkanik membuat sejumlah bandara harus menghentikan operasional penerbangan sementara demi menjaga keselamatan penumpang dan kru. Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi salah satu fasilitas penerbangan yang terdampak paling besar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Berdasarkan citra satelit, abu pada ketinggian hingga 20.000 kaki bergerak menuju timur laut hingga selatan. Sementara pada ketinggian mencapai 50.000 kaki, pergerakannya mengarah ke barat daya hingga barat laut.

Kondisi tersebut membuat Kementerian Perhubungan memperpanjang penutupan sementara enam bandar udara yang berada dalam jalur terdampak abu vulkanik. Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi mengatakan penutupan dilakukan hingga empat jam sejak waktu penutupan sebelumnya.

Untuk Bandara Soekarno-Hatta, penutupan diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB dari jadwal sebelumnya pukul 13.30 WIB berdasarkan NOTAM3346/26. Bandara Halim Perdanakusuma ditutup hingga pukul 18.00 WIB, sedangkan Bandara Radin Inten II Lampung hingga pukul 14.00 WIB.

PT Mitra Mortar indonesia

Dampak Erupsi Anak Krakatau Meluas ke Penerbangan

Perpanjangan penutupan juga berlaku di Bandara Husein Sastranegara Bandung sampai pukul 16.00 WIB, Bandara Budiarto Curug hingga pukul 17.30 WIB, serta Bandara Pondok Cabe sampai pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 10.35 WIB, sebanyak 373 penerbangan terdampak akibat penutupan sejumlah bandara tersebut. Di Bandara Soekarno-Hatta tercatat 202 penerbangan mengalami gangguan, terdiri dari 172 penerbangan dibatalkan, 18 mengalami keterlambatan, tujuh ditunda, empat dialihkan, dan satu kembali ke bandara asal.

Bandara Radin Inten II mencatat delapan penerbangan dibatalkan, sementara Halim Perdanakusuma mengalami dampak terhadap 29 penerbangan. Sebanyak 277 penerbangan lainnya ikut terdampak karena memiliki rute menuju atau berasal dari bandara yang ditutup.

Dampak erupsi anak krakatau juga mulai terdata di wilayah daratan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sementara terdapat tiga kabupaten dan 15 kecamatan di Lampung dan Banten yang terdampak, termasuk wilayah Jabodetabek.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebut pendataan masih berlangsung untuk mengetahui dampak fisik dan kerusakan. Hingga Minggu (6/9/2026), pemerintah daerah melaporkan belum ada korban jiwa. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi karena arah serta konsentrasi abu vulkanik dapat berubah mengikuti kondisi angin dan aktivitas erupsi.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan