Momentum libur panjang kembali mendorong peningkatan mobilitas masyarakat. Pada periode Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat ratusan ribu kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju sejumlah destinasi favorit di Pulau Jawa. Arus perjalanan selama Libur Kenaikan Yesus Kristus pun didominasi kendaraan yang bergerak ke arah Trans Jawa, Bandung, hingga kawasan wisata Puncak.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, menjelaskan total kendaraan yang keluar dari kawasan Jabotabek pada Kamis, 14 Mei 2026 atau saat puncak Libur Kenaikan Yesus Kristus, mencapai 163.846 unit. Data tersebut dihimpun dari sejumlah gerbang tol utama yang menjadi akses keluar ibu kota menuju wilayah timur, barat, dan selatan.
Menurut Rivan, volume kendaraan pada hari libur tersebut memang masih berada di bawah rata-rata lalu lintas harian normal. Meski demikian, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek tetap lebih besar dibandingkan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.
“Lalu lintas keluar wilayah Jabotabek masih lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang kembali masuk ke kawasan Jabotabek,” ujar Rivan dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Tidak hanya pada hari H, lonjakan kendaraan juga mulai terlihat sejak sehari sebelum Libur Kenaikan Yesus Kristus. Berdasarkan catatan Jasa Marga, akumulasi arus lalu lintas pada 13 hingga 14 Mei 2026 mencapai 334.419 kendaraan atau meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan kondisi normal.
Data tersebut diperoleh dari empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi. Keempat titik tersebut menjadi jalur utama masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar kota selama periode libur panjang.
Arah Trans Jawa dan Bandung Jadi Favorit di Libur Kenaikan Yesus Kristus kali ini
Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus, mayoritas kendaraan tercatat bergerak menuju wilayah timur. Jasa Marga mencatat sebanyak 157.269 kendaraan atau sekitar 47 persen dari total lalu lintas memilih jalur Trans Jawa dan Bandung sebagai tujuan perjalanan.
Untuk arah Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama, jumlah kendaraan mencapai 77.198 unit. Angka tersebut meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan volume normal harian.
Sementara itu, kendaraan menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama tercatat sebanyak 80.071 unit. Jalur ini juga mengalami lonjakan cukup tinggi dengan kenaikan sekitar 37 persen dari kondisi normal.
Kondisi tersebut menunjukkan kawasan Jawa Barat dan jalur Trans Jawa masih menjadi tujuan utama masyarakat saat memanfaatkan momentum libur nasional.
Selain arah timur, jalur menuju Merak juga tetap ramai meski tidak mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 92.124 kendaraan tercatat melintasi Gerbang Tol Cikupa menuju arah barat. Jumlah ini sedikit lebih rendah dibandingkan lalu lintas normal harian.
Di sisi lain, kawasan wisata Puncak masih menjadi magnet utama wisatawan domestik selama Libur Kenaikan Yesus Kristus. Arus kendaraan menuju arah selatan melalui Gerbang Tol Ciawi mencapai 85.026 unit atau naik hampir 27 persen dibandingkan hari biasa.
Peningkatan arus kendaraan ke sejumlah destinasi wisata dan jalur antarkota ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir periode libur panjang. Jasa Marga pun mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik agar terhindar dari kepadatan lalu lintas.
Selain memastikan kesiapan layanan jalan tol, perusahaan juga mengingatkan pengguna jalan untuk memanfaatkan aplikasi informasi lalu lintas, mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian, serta menjaga saldo uang elektronik agar perjalanan selama Libur kali ini berjalan lebih lancar dan aman.
