Tiket Whoosh Diburu Penumpang, Lonjakan Terjadi di H+7 Lebaran

0
78
Tiket Whoosh Diburu Penumpang, Lonjakan Terjadi di H+7 Lebaran
Tiket Whoosh Diburu Penumpang, Lonjakan Terjadi di H+7 Lebaran (Dok Foto: KCIC)
Pojok Bisnis

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan Tiket Whoosh terus menunjukkan tren positif pada periode arus balik Lebaran 2026. Hingga Minggu siang atau H+7 Idulfitri 1447 Hijriah, jumlah Tiket Whoosh yang telah terjual mencapai sekitar 12 ribu lembar dari berbagai rute, baik dari arah Bandung maupun Jakarta.

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menyampaikan angka tersebut masih berpotensi meningkat seiring penjualan yang tetap berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir. Ia memperkirakan total penumpang yang menggunakan Tiket Whoosh pada hari tersebut bisa menyentuh angka 20 ribu orang.

“Penjualan masih berjalan sampai malam hari, dengan keberangkatan terakhir dari Stasiun Padalarang pukul 21.23 WIB. Kami melihat tren penumpang terus bertambah,” ujar Emir.

Lonjakan permintaan Tiket Whoosh dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat setelah masa libur panjang Lebaran berakhir. Selain itu, berakhirnya kebijakan work from anywhere (WFA) turut mendorong masyarakat kembali ke kota asal aktivitas, terutama dari Bandung menuju Jakarta.

PT Mitra Mortar indonesia

Layanan dan Fasilitas Ditingkatkan untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang

Mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, KCIC melakukan berbagai langkah untuk menjaga kenyamanan perjalanan. Perusahaan mengoptimalkan layanan di seluruh titik perjalanan, mulai dari area stasiun hingga di dalam rangkaian kereta cepat.

Fokus utama juga diberikan pada integrasi antarmoda transportasi. KCIC memastikan konektivitas antar layanan berjalan optimal melalui dukungan kereta feeder, layanan shuttle, transportasi daring, hingga moda lanjutan lainnya. Langkah ini dinilai penting untuk mempermudah perjalanan penumpang dari titik keberangkatan hingga tujuan akhir.

“Integrasi antarmoda menjadi kunci, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti arus balik Lebaran. Kami ingin perjalanan penumpang berlangsung lebih praktis dan efisien,” jelas Emir.

Di sisi fasilitas, KCIC turut meningkatkan layanan di area stasiun guna menunjang kenyamanan pengguna Tiket Whoosh. Berbagai fasilitas disediakan, mulai dari ruang tunggu reguler hingga kelas naratama atau VIP, mushala, serta pos kesehatan.

Selain itu, tersedia pula fasilitas penunjang inklusivitas seperti ruang laktasi bagi ibu menyusui dan toilet khusus penyandang disabilitas. KCIC juga menghadirkan berbagai tenant atau gerai untuk memenuhi kebutuhan penumpang selama menunggu keberangkatan.

Tak hanya itu, layanan tambahan seperti akses WiFi gratis dan water station untuk isi ulang air minum juga disediakan guna meningkatkan pengalaman perjalanan.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan