Ninja Xpress Berkomitmen Membantu UMKM Selama Pandemi

0
10

Di tengah pandemi Covid-19, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih menunjukkan ketangguhannya. Sebagai perusahaan jasa logistik, Ninja Xpress berkomitmen untuk terus membantu UMKM baik sebelum maupun saat berada di masa pandemi.

Pentingnya UMKM terlihat pada sumbangsih sektor ekonomi kreatif yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Capaian ini terlihat pada tahun 2016, dari data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sektor ekonomi kreatif menyumbang hingga Rp 922,59 triliun pada perekonomian nasional. Kemudian meningkat menjadi Rp 1.102 triliun sepanjang tahun 2018. Artinya, dalam tiga tahun nilainya mampu melonjak 19,45%.

Mengingat peran UMKM yang begitu penting bagi perekonomian nasional dan sebagai industri dengan penyerap lebih dari 86% angkatan kerja saat ini, Ninja Xpress dengan komitmennya untuk mengantarkan sukses kepada UMKM dan UKM lokal, kali ini bekerja sama dengan Mohoi dalam mendukung para pelaku industri kriya untuk terus optimis membuat karya dan saling memberdayakan satu sama lain.

Berkolaborasi dengan Mohoi (Morotai Home Indonesia) sebuah produk lokal yang bergerak di industri Kriya, Ninja Xpress mewujudnyatakan komitmennya untuk memberdayakan UKM dan mendukung potensi perkembangan produk lokal karya anak bangsa. Salah satunya melalui Program “Rekam Karya lewat Pesan Bumi”.

Acara ini dilakukan sejak hari minggu, 18 Oktober 2020 lalu dalam bentuk Live Auction produk Mohoi hasil kolaborasi dengan 3 artisan ternama, Onix, Darbotz, dan Arkiv yang akan dilakukan sampai dengan tanggal 23 Oktober nanti. Hasil dari lelang tersebut akan didonasikan kembali untuk UMKM yang juga turut memperhatikan keberlangsungan bumi-nya, memproduksi produk yang ramah lingkungan, serta melibatkan pengrajin lokal untuk terus membuat karya.

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress menjelaskan komitmen sinergi ini pun sejalan dengan fokus Ninja Xpress dalam mendukung pelaku usaha khususnya di masa pandemi. Oleh karena itu, dukungan ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha dan sekaligus merespon program Kemenperin dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Sekarang sudah bukan era kompetisi tapi era kolaborasi. Dibutuhkan kolaborasi antara pengusaha UKM dan perusahaan logistik agar sama-sama bertumbuh bersama.” kata Andi.

Selain Rekam karya lewat pesan Bumi, Ninja Xpress juga mendukung Mohoi melalui Lokalisme. Lokalisme yang merupakan sebuah program persembahan Ninja Xpress untuk memberikan wadah, mendukung, dan menghubungkan brand lokal ke seluruh customer di Indonesia bahkan seluruh dunia seperti dukungan Ninja Xpress kepada Mohoi untuk melakukan pameran di “Messe Frankfurt Ambiente” Frankfurte, Germany, 2020.

“Kami melihat brand lokal khususnya Mohoi, tidak hanya memiliki produk yang ramah lingkungan, namun melibatkan pengrajin lokal untuk berkarya, dan hasil karya nya tidak hanya diterima di dalam negeri namun di luar negeri. Kami selalu ingin mendukung UMKM untuk dapat berkompetisi di lingkungan global dengan membawa nama baik Indonesia tentunya” Lanjut Andi

Rekam Karya lewat Pesan Bumi

Pesan Bumi merupakan platform sosialisasi untuk produk ramah lingkungan dan berbahan alami hasil karya UMKM dan seniman lokal, sehingga dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan. Saat ini Mohoi dan beberapa UMKM lainnya mewakili gerakan sosial yang diciptakan melalui program Rekam Karya Lewat Pesan Bumi dengan tujuan mengembangkan produk yang ramah lingkungan melalui platform dan dukungan teknologi yang difasilitasi oleh Ninja Xpress.

Aldy G Gardjito, Co-Founder Pesan Bumi menjelaskan ada empat pilar yang mendasari gerakan Rekam Karya. Mulai dari sumber daya manusia (SDM), lingkungan (environment),  kesenian (art) dan teknologi.

“Kami percaya Mohoi bisa menjadi lokomotif merek lokal yang dapat memanfaatkan kekayaan sumber daya alam tanpa harus merusak alam. Kami berharap UMKM yang telah berkolaborasi didalam Pesan Bumi bisa membangun bisnis berkelanjutan (sustainable business). Sedangkan dukungan dari Ninja Xpress dapat membantu dari sisi teknologi dan tentunya membantu logistik UKM tersebut” jelas Aldy.

“Hasil dari lelang (auction) ini akan kita bagi ke teman-teman UMKM supaya bisa membantu mereka lebih berdaya lagi,” tambahnya.

Pada kesempatan sama,  Ratna Utarianingrum, Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka, Kemenperin menyampaikan, sebagian besar generasi muda sedang menghadapi tantangan seiring terjadinya perubahan tatanan baru di berbagai aspek kehidupan karena dampak pandemi Covid-19.  Padahal sejatinya para pengrajin dari generasi muda tersebut berada di ujung tombak terjadinya nilai tambah pada sebuah produk.

“Acara ini bagus karena terjadi kolaborasi dari setiap pemangku kepentingan dari mulai Mohoi sebagai pemilik produk, artisan, sampai Ninja Xpress sebagai logistik. Sudah tidak jamannya kompetisi tapi kolaborasi. Sehingga terwujud ekosistem bisnis yang baik,” kata Ratna.