Top Mortar tkdn
Home Ekonomi Samsung Lampaui Nvidia, Jadi Perusahaan dengan Laba Tertinggi Berkat Ledakan Bisnis Cip...

Samsung Lampaui Nvidia, Jadi Perusahaan dengan Laba Tertinggi Berkat Ledakan Bisnis Cip AI

0
Samsung Lampaui Nvidia, Jadi Perusahaan dengan Laba Tertinggi Berkat Ledakan Bisnis Cip AI (Foto Ilustrasi, Logo Samsung)

Samsung Electronics mencatat pencapaian besar setelah melampaui Nvidia dalam laba operasional kuartalan. Kinerja tersebut memperkuat posisi Samsung sebagai Perusahaan dengan Laba Tertinggi di dunia berdasarkan laba operasional kuartalan, seiring meningkatnya kebutuhan cip memori untuk mendukung infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Mengutip Investing, Minggu (18/10/2026), Samsung membukukan laba operasional sebesar 107,4 triliun won atau sekitar USD75 miliar pada kuartal III 2026. Nilai itu melonjak 783 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan meningkat 20 persen dari kuartal sebelumnya.

Pencapaian tersebut melampaui estimasi laba operasional Nvidia sebesar 97 triliun won untuk periode yang sama. Pertumbuhan Samsung terutama ditopang bisnis memori yang memperoleh manfaat dari pesatnya pembangunan pusat data dan infrastruktur AI.

KB Securities mempertahankan rekomendasi beli saham Samsung dengan target harga 600.000 won. Analis menilai valuasi saham perusahaan masih belum sepenuhnya mencerminkan potensi keuntungan yang dapat diperoleh dari ekspansi bisnis cip memori.

Cip Memori Jadi Penggerak Laba Samsung

KB Securities memperkirakan laba operasional Samsung pada kuartal IV dapat mencapai 114 triliun won. Dari jumlah tersebut, sekitar 113 triliun won diproyeksikan berasal dari bisnis memori, termasuk DRAM dan cip flash NAND.

Prospek pertumbuhan juga diperkirakan berlanjut pada 2027. Kenaikan harga high-bandwidth memory (HBM), komponen penting untuk akselerator AI, dinilai berpotensi meningkatkan pendapatan perusahaan. KB Securities memperkirakan harga jual rata-rata HBM naik lebih dari 100 persen secara tahunan, didorong kehadiran produk HBM4 generasi terbaru dengan harga premium.

Perkembangan tersebut membuat posisi Samsung sebagai Perusahaan dengan Laba Tertinggi semakin menarik perhatian investor, terutama di tengah persaingan industri semikonduktor global.

Dividen dan Pembelian Kembali Saham Jadi Sorotan

Selain pertumbuhan laba, analis memperkirakan Samsung dapat meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham melalui dividen tunai dan pembatalan saham. Dari alokasi program pengembalian pemegang saham tiga tahun yang tersisa sebesar 110 triliun won, perusahaan berpotensi membagikan dividen 70–80 triliun won serta membatalkan saham senilai 30–40 triliun won.

KB Securities menilai prospek keuntungan dan potensi distribusi modal tersebut dapat mendorong penilaian ulang harga saham Samsung. Kombinasi kinerja bisnis dan kebijakan pengembalian dana itu memperkuat daya tarik Samsung sebagai Perusahaan dengan Laba Tertinggi di tengah lonjakan permintaan teknologi AI.

Exit mobile version