IGRS di Steam Tuai Polemik, Label Rating Sempat Dicabut

0
71
IGRS di Steam Tuai Polemik, Label Rating Sempat Dicabut
IGRS di Steam Tuai Polemik, Label Rating Sempat Dicabut (Foto Ilustrasi/Gamers)
Pojok Bisnis

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah menelusuri lebih jauh polemik penerapan igrs di steam yang belakangan menuai perhatian publik. Langkah investigasi ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah ketidaksesuaian antara klasifikasi usia dengan konten gim yang beredar di platform tersebut.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, mengakui adanya anomali dalam penerapan igrs di steam. Ia mencontohkan kasus gim populer yang justru mendapatkan label usia sangat rendah, sementara gim lain dengan konten lebih ringan malah dikategorikan untuk usia dewasa.

Kondisi tersebut dinilai tidak lazim dan berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan pengguna, khususnya orang tua yang mengandalkan sistem rating sebagai acuan dalam memilih gim untuk anak. Atas dasar itu, Kemkomdigi memutuskan untuk melakukan penelusuran menyeluruh, baik dari sisi internal maupun pihak eksternal, termasuk pengelola platform.

Menurut Sonny, proses investigasi terkait igrs di steam dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas gim, asosiasi industri, hingga pelaku usaha di sektor digital. Pendekatan ini diharapkan mampu mengidentifikasi akar persoalan secara komprehensif.

PT Mitra Mortar indonesia

Sementara itu, pihak Steam diketahui telah mengambil langkah awal dengan mencabut sementara label rating IGRS dari game-game yang beredar. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah kesalahpahaman lebih lanjut di tengah masyarakat, sembari menunggu hasil investigasi yang sedang berlangsung.

Evaluasi Sistem Rating dan Perlindungan Konsumen

Sonny menjelaskan bahwa pengelola Steam juga tengah melakukan evaluasi internal terkait penerapan igrs di steam. Hasil dari peninjauan tersebut nantinya akan diumumkan setelah ditemukan penyebab utama dari ketidaksesuaian klasifikasi.

Sebagai informasi, Indonesia Game Rating System (IGRS) merupakan sistem klasifikasi resmi yang digunakan untuk menentukan batas usia pemain gim di Indonesia. Kategori yang diterapkan meliputi rentang usia mulai dari 3+, 7+, 13+, 15+, hingga 18+.

Keberadaan sistem ini bertujuan memberikan perlindungan kepada konsumen sekaligus menjadi panduan bagi orang tua dalam mengawasi aktivitas bermain gim anak. Namun, implementasi yang tidak konsisten justru berpotensi mengurangi kepercayaan terhadap sistem tersebut.

Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk memperbaiki penerapan igrs di steam agar lebih akurat dan dapat diandalkan. Evaluasi tidak hanya dilakukan pada aspek teknis, tetapi juga mencakup mekanisme kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.

Sonny menambahkan, pemerintah tidak ingin kondisi ketidakpastian dalam sistem rating terus berlarut-larut. Menurutnya, kejelasan klasifikasi usia merupakan bagian penting dalam ekosistem industri gim yang sehat dan bertanggung jawab.

Ke depan, pemerintah berencana menyederhanakan sistem agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas. Dengan begitu, setiap produk digital yang beredar, termasuk gim, memiliki standar yang jelas dan dapat menjadi rujukan bagi pengguna.

Upaya pembenahan ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan konsumen sekaligus mendorong industri gim nasional berkembang dengan lebih terarah, seiring dengan meningkatnya penggunaan platform digital di Indonesia.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan