Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Startup Kunci Sukses Zalora Indonesia Rebut Ribuan Pelanggan Tiap Hari

Kunci Sukses Zalora Indonesia Rebut Ribuan Pelanggan Tiap Hari

0
Anthony Fung, CEO Zalora Indonesia (dok 101red.com)

Bagi mereka yang suka berbelanja online, nama Zalora pasti sudah tidak asing lagi. Situs yang menyediakan kebutuhan fashion dan aksesoris bagi pria dan wanita yang berdiri sejak awal 2012 ini memang berhasil menarik perhatiaan netizen (pengguna internet) lewat strategi marketing yang agresif. Dengan fitur menarik dan kemudahan pembayaran semakin memanjakan pelanggan. Bahkan pelanggan bisa melakukan pengembalian barang jika barang yang dipesan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Seperti apa sepak terjang Zalora dan apa saja kelebihannya?

Berbelanja online sudah menjadi tren di masyarakat saat ini. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, fasyen, hingga makanan semua bisa dipesan lewat toko online. Melihat besarnya potensi jual beli online (e-commerse) tersebut, maka tidak heran bila banyak pelaku usaha yang tertarik membuka toko online, salah satunya adalah Zalora Indonesia. Zalora Indonesia yang didirikan oleh Hadi Wenas dan Catherine Sutjahyo sejak Februari 2012 menawarkan aneka keperluan fasyen untuk pria dan wanita.

“Zalora selalu berusaha untuk memberikan pengalaman berbelanja online yang terbaik bagi setiap pelanggan,” ujar Wafi Dirayanti, Public Relation Zalora.

Zalora Indonesia yang berada dibawah naungan PT Fashion Eservices Indonesia yang tergabung dalam Zalora Group Asia yang terdiri dari Zalora Singapura, Zalora Malaysia, Zalora Vietnam, Zalora Hong Kong, Zalora Thailand, dan Zalora Filipina yang masih merupakan anak perusahaan dari Lazando yang juga merupakan toko online terbesar di Eropa yang semuanya merupakan proyek dari Rocket Internet Jerman.

Sebagai pendatang baru kala itu Zalora Indonesia memilih fokus pada marketing dengan gencar melakukan promosi ke segala channel baik secara ATL (Above The Line) maupun BTL (Below The Line) agar Zalora Indonesia cepat dikenal masyarakat.

Dengan mencoba semua channel promosi, Zalora Indonesia jadi mengetahui channel promosi mana yang menghasilkan. Channel promosi yang kurang efektif dihentikan, sehingga budged-nya bisa dialihkan ke channel promosi yang lebih berpotensi.

“Strategi marketing yang kami lakukan secara aktif melalui ATL dan BTL, sehingga semuanya terintegrasi satu sama lainnya termasuk dengan sosial media yang terus kami manage,” jelas Dira.

Tidak heran bila dalam waktu singkat Zalora sudah dikenal masyarakat, dengan order yang masuk kepada Zalora Indonesia tercatat 2000-3000 order setiap harinya dan berasal dari seluruh Indonesia. Dengan semakin banyaknya penjualan, Zalora Indonesia yang pada awalnya hanya mempekerjakan 100 karyawan, kini berkembang menjadi 600 karyawan.

Fasyen and Aksesori

Zalora Indonesia menawarkan aneka fasyen dan aksesori untuk pria dan wanita seperti Pakaian, Celana Panjang, Jeans, Jaket, Busana Muslim, Kebaya, Batik, Pakaian Olahraga, Tas, Sepatu, Ikat Pinggang, Jam Tangan, Perhiasan, Kacamata, hingga produk kecantikan dari 650 brand terkemuka dengan persentasi 70% brand lokal dan sisanya brand internasional.

Melihat banyaknya brand yang ditawarkan, Dera mengaku ada beberapa metode stok barang yang dilakukan Zalora Indonesia mulai dari beli putus, hingga konsinyasi. Bahkan Zalora Indonesia  sendiri meluncurkan produk sendiri mulai dari pakaian hingga aksesoris yang ekslusif dan limited edition dengan brand Zalora. Zalora Indonesia juga bekerja sama dengan beberapa desainer untuk menjual beberapa rancangannya hanya di Zalora Indonesia.

Sebagai fashion store online, tampilan website Zalora Indonesia sangat eye catching. Selain itu setiap fitur juga dilengkapi dengan keterangan yang mudah dipahami oleh pengunjung yang ingin berbelanja. Agar lebih dekat dan mudah di akses pelanggan, Zalora Indonesia menggembangkan Zalora Mobile App yaitu aplikasi smartphone yang dapat diunduh di iPhone dan Android dengan OS versi 2.2. Bahkan dikatakan Dira 25% dari total pendapatan Zalora saat ini diperoleh dari pengaksesan melalui perangkat mobile.

Retur Barang

Bicara soal fasyen, tentu tak lepas dari size atau ukuran. Tidak bisa dipungkiri salah satu alasan orang enggan belanja pakaian di toko online salah satunya karena tidak bisa mencoba pakaian yang diinginkan, apakah sudah pas di badan atau tidak. Untuk itu Zalora Indonesia mengembangkan fitur Fit Virtualizer yang dapat membantu pelanggan memilih ukuran yang cocok.

“Dengan Fit Virtualizer pelanggan bisa tahu ukuran lebar dan panjang dari pakaian yang dipilih. Jika pelanggan sebelumnya pernah berbelanja di Zalora, maka pelanggan bisa juga membandingkan ukuran pakaian tersebut dengan yang ada di web secara Virtusize,” terangnya.

Namun jika pelanggan terlanjur membeli produk di Zalora Indonesia dan ternyata tidak sesuai dengan ukuran dan selera yang diinginkan, Zalora memberikan layanan pengembalian barang (retur). Jangka waktu pengembalian barang maksimal 30 hari sejak barang diterima pelanggan, dengan catatan produk masih sama seperti saat barang diterima mulai dari kondisi produk (tidak kotor, rusak, telah digunakan, atau dicuci), dus kemasan, hingga label dan barcode masih tertera diproduknya.

Menariknya, pelanggan bisa memilih apakah ingin menukar dengan barang sejenis, atau produk yang lainnya dengan nominal yang sama, atau pelanggan juga bisa refund uang kembali dengan lama proses sekitar 1–3 hari kerja.

“Dengan begitu pelanggan tidak akan merasa kecewa berbelanja di Zalora, karena jika mereka tidak puas dengan barang yang dipesan bisa langsung memilih apakah ingin tukar barang atau refund uang kembali,” ujarnya.

Pembayaran

Tak jauh berbeda dengan online store umumnya, setelah pelanggan memilih produk lalu bisa memilih metode pembayaran yang diinginkan. Yang menarik dari Zalora selain menerima pembayaran secara transfer bank, Zalora Indonesia juga melayani pembayaran Cash On Delivery (COD). Dengan metode COD maka pelanggan yang awam berbelanja online tidak perlu takut tertipu karena pembayaran dilakukan ketika pelanggan menerima barang yang dipesan.

“Kita sadar salah satu kekhawatiran pelanggan adalah takut ditipu seperti uang sudah di transfer tetapi barang tidak dikirim. Sedangkan dalam jual beli online faktor yang terpenting adalah trust (kepercayaan), makanya kita menerima pembayaran secara COD,” terangnya.

Hebatnya lagi jika memilih metode COD pelanggan bisa membayar dengan menggunakan kartu debit dan kartu kredit di tempat setelah menerima barang dengan menggunakan mobile EDC (Electronic Data Capture).

Namun tidak mudah bagi Zalora Indonesia untuk menerapkan metode pembayaran COD. Pasalnya Zalora Indonesia harus melakukan kerja sama dengan layanan pengiriman barang seperti First Logistic, RPX, atau JNE.

“Awalnya hanya First Logistic saja yang bersedia, tidak heran bila layanan COD awalnya hanya melayani pelanggan di Jabodetabek saja. Tapi kini semua jasa pengiriman sudah bersedia kerja sama, akhirnya kita bisa melayani pembayaran COD di 57 kota di Indonesia,” ujarnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version