Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Retail & Properti Jual Pesona Kawasan Wisata Suramadu, PP Properti Targetkan Penjualan Adriatic Tower 50-80...

Jual Pesona Kawasan Wisata Suramadu, PP Properti Targetkan Penjualan Adriatic Tower 50-80 Persen

0
grand sagara surabaya (dok PP Properti)

Sebagai salah satu proyek mahakarya PT PP Properti Tbk. (PPRO), Grand Sagara, yakni proyek superblok terintegrasi (mixed-use) digadang-gadang akan menjadi kawasan resor pantai yang memikat. Betapa tidak, Superblok Grand Sagara terletak di pinggir Jembatan Suramadu (Surabaya—Madura) dicanangkan yang  mengikuti jejak kawasan rekreasi Ancol di Jakarta seiring dengan pengembangan infrastruktur, sarana olahraga bertaraf internasional.

Direktur Realti PT PP Properti Tbk. (PPRO) Galih Saksono optmisitis target penjualan unit apartemen Adriatic Tower yang merupakan bagian dari kawasan superblock Grand Sagara mencapai 50 persen hingga 80. Dengan pasar Surabaya dan Malang, marketing sale PPRO memiliki target Rp2,50 triliun, sedangkan nasional sebesar Rp4,17 triliun,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (15/7/2019).

Menurut Galih, apartemen Adriatic Tower setinggi 50 lantai itu akan memiliki 1.040 unit dan sudah dipasarkan dari Desember 2018 dengan harga Rp380 juta hingga Rp850 juta per unit dari tipe studio, unit satu kamar tidur dan dua kamar tidur.

Yang menjadi daya tarik kawasan kawasan Grand Sagara telah dibangun kereta gantung (cable car) yang diinisiasi Pemkot Surabaya untuk mendukung Suramadu sebagai kawasan wisata bertaraf internasional. Jalur kereta gantung membentang di sepanjang Pantai Kenjeran Surabaya, diyakini mampu mempercepat terealisasinya kawasan resor pantai itu sekaligus mendorong tumbuhnya bisnis properti berkelas di kawasan tersebut.

“Tahun ini kita berharap ada ledakan penjualan di Grand Sagara, terutama setelah peresmian cable car yang dibangun PPRO sebagai bagian dari CSR perusahaan. Cable car ini diharapkan bisa menarik pasar untuk datang dan berinvestasi di Sagara. Sekarang ini penjualan Adriatic sudah sekitar 30 persen,” kata Galih.

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version