Intiland Hadirkan Hunian dengan Dua Fasade, Dua Parkiran, Dan Dua Taman

0
304

Menyusul  dioperasikannya interchange atau simpang susun tol Balaraja Timur dan Serpong–Cikunir, di dekat gerbang Talaga Bestari, Intiland menilai kawasan Balaraja akan berkembang dan potensial sebagai tempat tinggal. Terutama bagi keluarga muda yang mencari rumah pertama, yang mencari produk hunian yang bagus dan berkualitas dengan harga terjangkau cukup tinggi. “Pasar hunian rumah tapak dengan harga di bawah Rp1 miliar cenderung masih bergerak dan memiliki potensi pasar sangat besar,” kata Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, pada acara online media conference, 26/11/2020.

Co-founder Quanta Land, Denny Asalim menuturkan, kerjasama ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan hunian yang meningkatkan kualitas hidup. “Sebagai bagian pengembangan kawasan hunian yang telah berkembang puluhan tahun dengan berbagai fasilitas pendukung seperti sekolah, area olahraga, dan area komersial, penghuni DUO bisa langsung tinggal dengan nyaman serta menikmati seluruh fasilitas yang tersedia,” ujar Denny.

Cluster DUO (6,2 hektar) akan merangkum 464 rumah. Sesuai dengan namanya, tipe rumah di sini dirancang dengan serba ganda, seperti dua fasade, dua parkiran, dan dua taman. DUO dirancang bagi pasangan muda dan milenial yang menginginkan ‘kemewahan’ namun dengan harga terjangkau.

Yoga menjelaskan DUO merupakan rumah tinggal yang dirancang dengan arsitektur bergaya modern, elegan dan minimalis dengan memaksimalkan tataruang berdasarkan fungsionalitasnya. Rumah-rumah ini dilengkapi jendela besar pada bagian depan dan belakang untuk memberikan pencahayaan alami yang maksimal dan sirkulasi udara yang baik.

Dipasarkan dengan harga mulai Rp700 jutaan, DUO tawarkan dua tipe pilihan, yaitu tipe 3 kamar tidur dan 4 kamar tidur. Keduanya memiliki dua varian, yakni Standar dan Sudut, di mana semua tipe sudah dilengkapi dengan fasilitas roof deck, yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan keperluan keluarga penghuni.

Rumah tipe A Standar (65/ 50 m2) dan Sudut (74/50 m2), memiliki 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi. Sementara rumah tipe B Standar (84/55 m2) dan Sudut (89/55 m2) mempunyai 4 kamar tidur dan 3 kamar mandi. Semua tipe rumah di DUO memiliki lebar tapak 5 meter.

Meski menyasar kaum muda, tapi denah rumah di DUO juga memperhatikan kebutuhan lansia, dengan menempatkan sebuah kamar tidur pada lantai dasar, agar mereka tetap mudah melakukan aktivitas harian. Adapun kamar tidur utama ditempatkan  di lantai atas dan dilengkapi dengan walk in wardrobe.

DUO juga dilengkapi dengan linear garden yang saling terintegrasi, sehingga bisa menjadi area komunal. Fasilitas ini juga merupakan segregasi antara akses kendaraan dengan pejalan kaki, sehingga aman untuk anak-anak. Tersedia pula fasilitas taman sayur (edible garden) yang dapat dimanfaatkan para penghuni untuk bercocok tanam berbagai macam sayuran pilihan.

Cluster ini menyediakan banyak area terbuka hijau, di mana yang terbesar berupa taman besar yang dilengkapi beragam fasilitas untuk sarana menyalurkan hobi dan bersosialisasi, seperti private clubhouse, basketball court 3 on 3, taman bermain anak, jogging track, hingga outdor gym.

“Tidak seperti kebanyakan kawasan hunian lainnya, dimana pemandangan ketika memasuki klaster adalah deretan rumah di sebelah kiri dan kanan. Ketika masuk gerbang utama klaster DUO, penghuni dimanjakan dengan pemandangan hijau di sisi kiri dan kanan serta panorama central park seluas 1.300 meter persegi di sisi depan,” ujar Denny.