Miliki 200 Gerai, Kopi Kenangan Dapatkan Suntikan Investasi Tambahan

0
228

Kopi Kenangan, ritel kopi ‘grab-and-go’ dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, mengumumkan tambahan pendanaan Series A yang didapatkan pada Juni lalu. Tambahan pendanaan tersebut didapatkannya antara lain dari Arrive, salah satu perusahaan di bawah Roc Nation; Serena Ventures; pebasket ternama Caris LeVert; serta CEO dan Pendiri Sweetgreen Jonathan Neman. Sequoia India, yang memimpin pendanaan Series A senilai US$20 juta pada Juni lalu, juga berpartisipasi dalam penggalangan pendanaan kali ini.

“Kami terinspirasi oleh keuletan, visi dan kemampuan Kopi Kenangan dalam menjalankan bisnis,” ujar salah satu Pendiri dan Presiden Arrive Neil Sirni.

“Hanya dalam dua tahun, mereka berhasil meluaskan jaringan mereka ke 18 kota, memiliki 200 gerai dan mempekerjakan 1.800 pegawai. Kami bangga dapat menjadi investor dan mitra Kopi Kenangan dalam upaya mereka memperkenalkan kopi khas Indonesia ke dunia,” tambahnya.

Didirikan pada 2017 oleh Edward Tirtanata, James Prananto dan Cynthia Chaerunnisa, Kopi Kenangan berhasil mengisi kesenjangan antara kopi mahal yang disajikan peritel kopi internasional—yang tak terjangkau sebagian masyarakat Indonesia—dan kopi instan yang dijual oleh kedai-kedai di pinggir jalan. Tahun lalu, Kopi Kenangan hanya mengelola 16 toko dan menyajikan beberapa ribu gelas kopi per hari. Sekarang, Kopi Kenangan telah memiliki lebih dari 200 gerai secara nasional dan menyajikan lebih dari tiga juta gelas kopi per bulan. Secara rata-rata, perusahaan membuka lebih dari satu gerai per hari.

Perusahaan yang telah mencatatkan keuntungan ini juga menorehkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 20 kali lipat sejak menerima pendanaan seed round yang dipimpin Alpha JWC tahun lalu.

Kopi Kenangan berencana untuk menambah lebih dari seribu gerai dalam dua tahun ke depan dan berekspansi ke Asia Tenggara.

“Kami ingin membangun brand yang legendaris dan kami sangat senang dapat bekerja bersama para investor dan penasihat baru kami yang telah sukses membangun waralaba konsumen global di bidang olahraga, hiburan, makanan dan minuman, serta teknologi,” kata CEO dan Pendiri Kopi Kenangan Edward Tirtanata.

“Kami telah bertumbuh begitu pesat sejak bisnis ini dimulai dua tahun lalu dan kami ingin terus belajar, serta meningkatkan layanan dan produk kami untuk memenuhi harapan pelanggan kami di Indonesia dan negara lain,” sambungnya.

Menurut Nielsen Company, Kopi Kenangan adalah merek dengan top-of-mind awareness nomor satu untuk kategori Kopi Susu dan merek nomor dua setelah jaringan kopi international untuk kategori kopi umum. Ini adalah pencapaian luar biasa mengingat Kopi Kenangan baru beroperasi selama kurang dari dua tahun.

Minuman “Es Kopi Kenangan Mantan” yang paling laku terjual menjadi favorit pelanggan dan mengangkat perusahaan menjadi merek teratas untuk kategori Kopi Susu. Kopi Kenangan adalah salah satu pionir yang memperkenalkan Kopi Susu khas Indonesia versi mereka ke konsumen dalam negeri dengan harga terjangkau, serta lebih dari itu, lokasi-lokasi gerainya mudah dicapai sehingga dapat dinikmati setiap hari.

“Dengan penuh kerendahan hati, kami sangat senang dapat mencapai tonggak sejarah penting dalam proses perjalanan kami selama dua tahun ini,” ujar salah satu Pendiri dan Chief Marketing Officer Cynthia Chareunnisa.

“Kami menyadari pencapaian ini adalah hasil dari usaha bersama para Teman Mantan, baik itu barista, pegawai, mitra, pemilik saham dan terutama pelanggan kami yang telah membuat kami menjadi merek terpopuler untuk kategori Kopi Susu,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.