Layu di Rental Mobil, Berkembang di Bisnis Kuliner

0
1081

Ingin menambah pundi-pundi keuangan keluarga, menjadi motivasi utama Dian Sukma terjun memulai usaha cake and bakery yang diberi nama Salzi Bakery. Dengan menawarkan aneka kue basah, kue kering, cake decoration, snack box hingga catering, usaha yang dimulai 7 tahun lalu ini berkembang pesat.

Keputusan Dian memulai usaha kuliner secara otodidak ini bukan tanpa alasan. Kala itu, ekonomi keluarga Dian dan suami tengah diuji medio tahun 2012/2013. Usaha Rental Mobil suami pasca tak lagi bekerja harus berakhir.

“Alhamdulillah setahun berjalan lancar dan meyakinkan, tapi tahun- tahun selanjutnya
beberapa mobil yang kami rentalkan hilang atau dibawa kabur sama yang rental. Dalam keadaan bingung kami mencoba usaha jualan kue dipinggir jalan dengan etalase. Alhamdulillah, bertahan sampai sekarang kami ada beberapa gerai,” tuturnya mengenang.

Aneka macam kue basah, kue kering, cake decoration, snack box hingga catering mampu dilayani Salzi Bakery. “Yang paling laris sanck box, nasi box, donat Frozen dan aneka makanan frozen lainnya,” ujar wanita kelahiran Bandung 20 September 1989 itu

Sudah cukup panjangnya perjalanan usaha Dian bersama suami menjadikan aneka macam produk Salzi Bakery dikenal masyarakat sekitar hingga jadi langganan kantor-kantor pemerintahan dan swasta. Hal ini tak lepas dari pelayanan maksimal dan kualitas kue yang dijual selalu menggunakan bahan nomor wahid yang diproduksi setiap hari.

“Kami selalu memproduksi kue yang fresh from the oven dengan kualitas bahan pilihan guna menjaga cita rasa kue tiap harinya. Kami juga hanya membuat kue yang sehat, halal, bergizi, dimana kami sudah ada No.PIRT dan halal,” tutur pemilik akun IG: salzibakery/dian_salzi dan
FB: Salzi/Dian sukma.

Selain memproduksi jualan kue dan catering, Ia juga sering membagi ilmu cara membuat kue dengan mengadakan baking class di alamat Jl. Nangka GG.H Soleh RT 007 RW 02 No.84 Sukamaju Baru Tapos Depok, Jawa Barat. (Info Baking Class: 087770623877).

Dipenghujung perbincangannya dengan Berempat.com, Dian menyampaikan bahwa untuk menjadi pengusaha itu ga gampang. Perlu tekad, semangat dan tidak melulu mengharap untung.

“Bagi saya yang seorang istri dalam berusaha ini yang pertama harus dengan Izin dan ridho suami. Selama saya berusaha, dan menjalani bidang usaha ini, sangat sangat banyak pembelajaran dan hikmah yang saya dapat. Ini juga yang sedikit banyak membentuk karakter saya kembali untuk menjadi hamba Allah. Berdagang dengan Allah membawa kita banyak bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, banyak kenal, menambah jaringan dan lainnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.