Anita Feng, Pengusaha Spa dan Refleksi Beromset Miliaran

0
4408
Anita Feng (dok Twitter Anita Feng)

 

Kebutuhan akan spa dan refleksi bagi sebagian wanita merupakan hal yang tidak bisa ditinggalkan. Karena selain bisa menjaga kecantikan, dengan rutin melakukan spa dan refleksi akan kebugaran setelah lelah beraktivitas pun akan didapatkan. Sadar dengan hal tersebut, Anita Feng atau yang akrab disapa Anita selalu rutin melakukan spa dan refleksi di tengah kesibukannya beraktivitas.

Seringnya melakukan spa, membuat Anita kerap mengunjungi beberapa tempat spa yang memiliki berbagai kelebihan pada treatment mereka. “Dari sana, saya tahu kelebihan dan kekurangan tempat spa tersebut dan juga manfaatnya,” jelas Anita.

Dari pengalamannya sebagai seorang spa lover (pencinta spa) membuat Anita sadar akan manfaat yang besar dan juga potensi pasar yang sangat menjanjikan di usaha ini. Untuk itu, ia pun tertarik untuk menjalankan usaha spanya sendiri.

Namun karena tidak ingin gagal pada usaha perdananya, Magister Manajemen yang satu ini berusaha membuat usaha spanya agar berbeda dari usaha spa kebanyakan. Dengan mengabungkan berbagai treatment unggulan dari beberapa tempat spa yang pernah dikunjunginya dan memperbaiki berbagai kekurangan yang dimiliki membuat usaha spa yang dijalankannya banyak diminati.

“Saya mencoba membuat tempat sepat yang menggabungkan berbagai treatment berkualitas sehingga menghasilkan manfaat yang besar untuk tubuh,” ujarnya.

Dalam memulai usaha spa dan refleksi yang dirintis sejak Desember 2009 ini, Anita mengeluarkan modal sekitar Rp 200 juta yang digunakan untuk membeli berbagai keperluan spa dan refleksi.

“Saya mencoba mengumpulkan uang yang saya miliki dari jerih payah ketika bekerja di salah satu perusahaan swasta,” jelasnya. Dengan berbagai kelebihan yang coba ditawarkan Royal Garden Spa, tidak heran tempat spa yang satu ini cepat dikenal masyarakat dan perkembangannya semakin pesat.

Tarif Murah

Pengalaman sebagai serang spa lover memang sangat membantu perkembangan usahanya. Karena dari situ, Anita banyak tahu seperti apa yang diinginkan oleh setiap penikmat spa. Seperti misalnya dalam soal harga treatment yang  ditawarkan pelaku usaha spa. Banyak pelaku usaha spa yang memiliki tempat yang nyaman dan treatment berkualitas sering mematok harga yang mahal, sedangkan yang menawarkan harga murah identik dengan kualitas pelayanan yang kurang maksimal.

Dari pengalaman tersebut, Anita berfikir untuk membuat tempat spa yang mengusung konsep value for money (berkualitas dengan harga terjangkau). “Bila hal tersebut bisa diterapkan maka usaha spa akan mendapatkan tempat tersendiri di kalangan spa lovers,” tambahnya.

Mengusung visi Menghadirkan layanan spa berkualitas dengan harga terjangkau dan dekat rumah Anda, Anita mencoba terus memberikan yang terbaik kepada para pencinta spa.

Sadar akan pentingnya kepuasan pelanggan adalah kunci dari kesuksesan usahanya maka Anita mencoba memberikan treatment terbaik kepada mereka agar pelanggan puas dan kembali lagi ke tempat spanya.

“Apabila ada saran dari pelanggan selalu saya tampung untuk dijadikan masukan agar pelayanan atau kualitas bisa terus saya tingkatkan,” ujar Anita.

Dalam treatment dan perawatan yang ditawarkan, Royal Garden Spa mencoba mengambil konsep perawatan tradisional dari Jawa Tengah yang sudah dikenal masyarakat luas.  Ada beberapa macam treatment yang ditawarkan Royal Garden Spa, misalnya untuk meningkatkan kecantikan kulit wajah agar terlihat lebih putih dan halus. Royal Garden Spa mengeluarkan

“Whitening Spa Treatment” yang merupakan kombinasi dari signature Royal Garden massage, lulur whitening, masker badan whitening, masker wajah whitening dan berendam dalam susu hangat. Untuk treatment tubuh lengkap tersebut Royal Garden Spa hanya mengenakan harga Rp 180 ribu hingga Rp 200 ribu.

Selain menawarkan treatment tersebut, Anita melalui Royal Garden Spa miliknya juga kerap melakukan berbagai terobosan perawatan tubuh yang tentunya aman dilakukan dan juga memberikan manfaat yang besar. Antara lain “Slimming Spa Treatment” yang berhasiat menurunkan berat badan sebanyak 0.5-1.5 kg per setiap kali treatment. “Treatment tersebut mengombinasikan massage tapotase dan clapping, alat getar dan hot blanket,” ungkapnya.

Beberapa treatment lainnya yang juga dilakukan Royal Garden Spa adalah facial dengan teknologi khusus, vacuum komedo less red less pain. Lalu ada lulur gold yang mampu membuat kulit setingkat lebih cerah, kenyal dan bercahaya, serta berbagai treatment lainnya.

Pemasaran

Diakui Anita, dalam memasarkan usaha spa dan refleksinya, ia memperkenalkan kepada kerabat, teman dan kenalannya terlebih dahulu. Selain itu, ia juga memanfaatkan media sosial yang saat ini banyak bermunculan.

“Beberapa kali saya juga bekerja sama dengan majalah/koran/tabloid,” ungkapnya.

Demi terus memperluas usahanya Anita juga membuka kesempatan untuk kerja sama kemitraan Royal Garden Spa and Reflexology. Dengan investasi sebesar Rp 75 juta, seseorang sudah bisa membangun sebuah usaha spa dan refleksi di lahan seluas 50 – 60 meter persegi dan di bawah manajemen usaha yang sudah berpengalaman.

Dalam kerja sama tersebut mitra diperkirakan bisa balik modal dalam waktu 10 – 12 bulan. Selain itu Royal Garden Spa juga menawarkan kerja sama dengan luas tempat usaha 150 meter persegi dengan investasi Rp 150 juta dan mitra diasumsikan bisa balik modal dalam waktu 12 bulan.

Dengan perkembangan usaha yang semakin pesat, tidak heran Royal Garden Spa banyak dipilih konsumen dan menjadi salah satu tempat spa yang banyak disukai oleh para spa lover. Dalam satu bulan, Anita bisa memperoleh omset hingga Rp 1 miliar. Selain itu, hingga akhir tahun ini ia berencana akan membuka hingga 8 cabang usaha dan untuk tahun depan Royal Garden Spa memiliki 16 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.