Perlunya Perguruan Tinggi Menyesuaikan Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0

0
324
Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip). (Dok. Undip)

Berempat.com – Saat ini bisa dikatakan bahwa dunia usaha sedang memasuki era revolusi Industri 4.0. Dan sebagaimana perubahan yang terjadi selama ini, era revolusi menuntut para tenaga kerja agar mampu menyesuaikan diri dengan memiliki bekal kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia industri saat ini.

Karena itu, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri pun meminta agar perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan untuk mengubah kurikulum pendidikan. Ia berpendapat, dengan begitu perguruan tinggi bisa mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

“Lembaga pendidikan harus melakukan desain ulang kurikulum dengan pendekatan human digital, menuju transformasi skills dengan memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) sebagai basis,” ujar Hanif saat memberikan Presidential Lecturer bertema Strategi pengelolaan SDM Indonesia dalam menghadapi era disrupsi RI 40 di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/4).

Selain mengubah kurikulum, perguruan tinggi juga dinilai perlu berkolaborasi dengan dunia industri, lembaga Diklat, Kamar Dagang Indonesia maupun Asosiasi Pengusaha Indonesia.

Menurut Hanif, era revolusi industri 4.0  memiliki ciri otomasi dan ekonomi digital. Sehingga dengan berbagai perkembangan teknologi, seperti munculnya kecerdasan buatan, berdampak pada pergeseran tren tenaga kerja yang tak lagi bergantung pada tenaga manusia, melainkan pada mesin.

“Studi dari McKinsey tahun 2016 menyebutkan bahwa lima tahun ke depan sebesar 52,6 juta jenis pekerjaan akan digantikan oleh mesin. Tren global 60 persen pekerjaan akan mengadopsi sistem otomatisasi, dan 30 persen akan menggunakan mesin berteknologi digital,” terang Hanif.

Menanggapi pernyataan tersebut, Rektor Undip Yos Johan Utama tak menampik bila era revolusi industri tak dapat dihindari. Karena itu ia pun setuju bila kurikulum dan metode pendidikan harus menyesuaikan.

“Penanda dari fenomena ini adalah diterapkannya teknologi online dan digital pada berbagai sektor industri, sehingga tuntutan era sekarang adalah kecepatan dan ketepatan,” ujar Yos.

Undip sendiri rupanya sudah bergerak cepat dalam merespon era revolusi industri 4.0 dengan memberikan beberapa mata kuliah yang membahas digital dan analsis big data.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.