Top Mortar tkdn
Home Ekonomi Insentif EV Segera Disusun, Mobil Merek Nasional Jadi Sasaran Utama

Insentif EV Segera Disusun, Mobil Merek Nasional Jadi Sasaran Utama

0
Insentif EV Segera Disusun, Mobil Merek Nasional Jadi Sasaran Utama (Foto Ilustrasi)

Mobil Merek Nasional mendapat perhatian khusus dalam rencana kebijakan insentif kendaraan listrik pemerintah. Kementerian Perindustrian menyatakan pemberian insentif kendaraan listrik akan diprioritaskan untuk produk yang masuk kategori mobil nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat industri otomotif dan memperbesar nilai tambah manufaktur dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah tengah menyiapkan arah kebijakan tersebut. Namun, ia belum merinci kriteria Mobil Merek Nasional yang nantinya berhak memperoleh insentif, termasuk kemungkinan keterlibatan produsen asing yang telah membangun fasilitas produksi di Indonesia.

Pemerintah juga masih perlu menentukan apakah kategori tersebut hanya ditujukan bagi merek yang dimiliki perusahaan Indonesia atau mencakup kendaraan yang diproduksi di dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tinggi. Begitu pula dengan waktu pengumuman skema insentif yang hingga kini belum ditetapkan.

Rencana pengembangan kendaraan nasional telah masuk dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027. Program tersebut menjadi bagian dari agenda hilirisasi dan industrialisasi yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian sektor otomotif.

Pemerintah Siapkan Kawasan Industri Mobil Nasional

Pengembangan Mobil Merek Nasional tidak berhenti pada pemberian insentif. Pemerintah juga menyiapkan kawasan industri khusus kendaraan nasional di Subang, Jawa Barat, dengan luas sekitar 412 hektare.

Proyek tersebut hingga 2026 telah memasuki tahap pre-feasibility study dan penyusunan pradesain prototipe. Pemerintah berharap pembangunan kawasan tersebut dapat menjadi basis pengembangan industri otomotif nasional sekaligus memperkuat rantai pasok komponen domestik.

Pendanaan proyek direncanakan melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama sektor swasta. Pelaksanaannya juga akan membutuhkan koordinasi lintas kementerian agar pembangunan industri dapat berjalan sesuai target.

Program Kendaraan Listrik Nasional Terus Dikembangkan

Selain mobil, pemerintah juga menjalankan pengembangan motor listrik nasional untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional negara. Hingga April 2026, proyek yang dipimpin PT LEN telah mendistribusikan sekitar 3.000 unit secara nasional.

Fase pertama proyek tersebut telah selesai, sedangkan fase kedua memasuki tahap akhir kontrak. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih mandiri.

Melalui kebijakan tersebut, pengembangan Mobil Merek Nasional diharapkan tidak sekadar melahirkan produk baru, tetapi juga meningkatkan kandungan lokal, menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri komponen, serta menekan ketergantungan terhadap kendaraan impor.

Exit mobile version