Transformasi Subsidi LPG 3 Kg, Langkah Menuju Distribusi yang Lebih Tepat Sasaran

0
202
Transformasi Subsidi LPG 3 Kg, Langkah Menuju Distribusi yang Lebih Tepat Sasaran
Transformasi Subsidi LPG 3 Kg, Langkah Menuju Distribusi yang Lebih Tepat Sasaran (Dok Foto: Pertamina)
Pojok Bisnis

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Pertamina Patra Niaga telah memulai transformasi subsidi Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk tabung 3 kilogram (Kg) menggunakan teknologi pendataan mulai 1 Juni 2024.

Berdasarkan informasi dari laman Kementerian ESDM pada Jumat (31/5/2024), langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang terdaftar secara resmi yang akan menerima manfaat subsidi, sehingga distribusi LPG 3 Kg menjadi lebih tepat sasaran.

Implementasi Pencatatan Berbasis Teknologi

Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi, proses transformasi akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kesiapan data, infrastruktur, serta kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Agus juga menjelaskan bahwa pada 1 Juni 2024, merupakan awal dimulainya kewajiban pencatatan berbasis teknologi menggunakan Merchant Apps Pangkalan (MAP) di setiap pangkalan LPG.

Agus menjelaskan bahwa saat ini masih berlangsung tahap pencatatan data pembeli LPG Tabung 3 kg. Mulai 1 Juni 2024, pencatatan berbasis teknologi menggunakan aplikasi Merchant Apps Pangkalan (MAP) di setiap pangkalan LPG mulai diterapkan. Dia menambahkan bahwa perubahan ini tidak langsung membatasi pembelian LPG 3 Kg, namun mengubah pencatatan data pengguna LPG 3 Kg dari logbook manual menjadi berbasis teknologi menggunakan MAP.

PT Mitra Mortar indonesia

Meskipun demikian, ada pengecualian untuk daerah-daerah tertentu yang masih mengalami kesulitan sinyal internet, sehingga logbook manual masih diperlukan. Pertamina telah menginventarisasi data dari daerah-daerah tersebut. Dia menyatakan bahwa daerah-daerah dengan kesulitan sinyal internet tetap menggunakan logbook.

Proyeksi Penyaluran dan Pengendalian

Per 30 April 2024, sudah ada 41,8 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar dalam program Subsidi Tepat LPG. Hingga April 2024, realisasi penyaluran LPG 3 Kg mencapai 2,68 juta Metrik Ton (MT) atau 33,38 persen dari prognosa. Diproyeksikan penyaluran LPG 3 Kg untuk tahun 2024 sebesar 8,121 juta MT.

Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa pendataan secara digital melalui MAP bertujuan untuk meningkatkan layanan dan integrasi data. Melalui MAP, identitas pengguna dan jumlah konsumsi LPG 3 Kg per bulan akan lebih mudah diakses.

Pendaftaran pengguna LPG 3 Kg di pangkalan terus dibuka oleh Pertamina Patra Niaga. Syaratnya adalah membawa KTP untuk dicatat oleh pangkalan melalui MAP Pertamina.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan