Jokowi Optimis, Indonesia Akan Menguasai 61 Persen Saham PT Freeport

0
121
Jokowi Optimis, Indonesia Akan Menguasai 61 Persen Saham PT Freeport
Jokowi Optimis, Indonesia Akan Menguasai 61 Persen Saham PT Freeport (Foto: CEO Freeport Bertemu dengan Presiden Jokowi, Sumber: Detik)
Pojok Bisnis

Presiden Joko Widodo, mengingatkan kembali bahwa mayoritas saham PT Freeport dimiliki oleh Indonesia. Dia juga menegaskan bahwa sekitar 70 persen pendapatan perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu mengalir ke Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Jokowi dalam acara pembukaan Kongres Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia di Ancol, Jakarta Utara, pada Kamis, 28 Maret 2024. Jokowi menekankan hal ini sebagai bukti konkret dari upaya hilirisasi di sektor industri mineral.

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia akan meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Freeport Indonesia menjadi 61 persen. Hal ini merupakan peningkatan dari kepemilikan sebelumnya sebesar 51 persen.

“Perusahaan yang beroperasi di Tanah Papua bukan lagi milik Amerika Serikat, melainkan telah menjadi milik Indonesia,” ungkap Jokowi dalam acara tersebut.

Top Mortar gak takut hujan reels

Upaya Peningkatan Kepemilikan Saham

Saat ini, saham Indonesia di PT Freeport mencapai 51 persen. Pemerintah berencana untuk menambah kepemilikan saham sebesar 10 persen, yang dapat direalisasikan melalui revisi Peraturan Pemerintah Nomor 96 tahun 2021.

Rencana penambahan saham ini akan disertai dengan perpanjangan izin tambang Freeport di Indonesia hingga tahun 2041, yang berarti izin tersebut akan berlaku hingga 2061 jika penambahan saham disetujui.

Pertemuan dengan Petinggi Freeport

Beberapa petinggi Freeport bertemu dengan Jokowi di Istana pada hari yang sama. Di antara mereka adalah Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, Chairman & CEO Freeport McMoran, Richard C Adkerson, dan CFO Freeport-McMoran, Kathleen L. Quirk.

Setelah pertemuan, Jokowi menyatakan bahwa Indonesia masih terus melakukan negosiasi untuk mencapai kepemilikan saham sebesar 61 persen di Freeport. Meskipun proses negosiasi berjalan alot, Jokowi optimis bahwa target tersebut dapat tercapai.

Sementara itu, pihak Freeport enggan berkomentar mengenai negosiasi terbaru dengan Indonesia. Mereka menyebut bahwa hal tersebut telah dibahas di Washington DC pada November 2024.

Sebelumnya, Jokowi juga telah memanggil Richard Adkerson ke Istana Negara Jakarta pada tanggal yang sama. Richard tiba di sana bersama Kathleen L Quirk, CFO Freeport McMoran, dan Tony Wenas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan