Bantu Penganan Covid-19, IPC Distribusikan APD dan Masker

0
151
Dok IPC

Di tengah keterbatasan dan tingginya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC bersinergi dengan PT Petro Kimia Gresik dan PT Pelindo III (Persero) mengadakan 80 ribu unit pakaian APD Coverall Protective Gown. Puluhan ribu APD standar medis itu nantinya didistribusikan ke Rumah Sakit rujukan, melalui Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri.

“Kebutuhan alat pelindung diri saat ini sangat tinggi, sementara persediaannya terbatas. Padahal APD merupakan salah satu ‘senjata’ yang sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang terjangkit virus Corona (Covid-19), yang jumlahnya masih meningkat,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, di Jakarta, Kamis (09/04).

Melihat kondisi ini, lanjut Arif, IPC bersama Petro Kimia Gresik dan Pelindo III membantu pemerintah memenuhi kebutuhan APD, terutama untuk tenaga kesehatan di rumah sakit. Dengan tambahan 80 ribu unit APD ini, diharapkan penangan pandemi Covid-19 bisa dilakukan dengan maksimal.

Selain itu, IPC juga telah menyerahkan bantuan berupa pembelian alat test Covid-19 untuk 10 rumah sakit di 10 provinsi, pembagian masker di lingkungan pelabuhan, hand santizer, alat semprot serta cairan disinfektan, dan multivitamin dengan bekerjasama dengan lembaga pemerintahan dan Palang Merah Indonesia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan semaksimal mungkin mendukung kegiatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Bentuk dukungan tersebut antara lain dengan mengadakan perlengkapan, peralatan serta fasilitas lain yang dibutuhkan tim penanganan Covid-19.

“Kami menyadari bahwa memerangi pandemi ini tidak bisa jika dilakukan sendiri, dibutuhkan banyak tangan untuk bergotong royong melakukannya. Selain memprioritaskan kelancaran pelayanan arus logistik di Indonesia, membantu Pemerintah dalam melewati masa sulit ini adalah komitmen utama kami,” tutup Arif.

Tak hanya itu, IPC Group juga mengadakan program ‘Masker Untuk Kebaikan’ dengan menyiapkan 20.000 masker kain (non medis) untuk dibagikan di berbagai wilayah kerja Pelabuhan IPC dan Anak Perusahaannya.

Salah satu titik pembagian bertempat di Gate 9 Pelabuhan Tanjung Priok. Direktur Komersial IPC, Rima Novianti menjelaskan, program Masker Untuk Kebaikan ini merupakan wujud komitmen tanggung jawab sosial perusahaan melalui program IPC Peduli dalam mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia. Pada pembagian di lokasi tersebut, IPC berkolaborasi dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI).  Turut hadir pada kesempatan ini Yukki Nugrahawan Hanafi, Ketua Umum ALFI dan Jece Julita Piris, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.

“Program ini sejalan dengan arahan Pemerintah yang mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker pada saat beraktivitas di luar rumah, salah satunya di lingkungan Pelabuhan” kata Rima di lokasi pembagian, Senin (13/4).

Sejak pandemi Covid-19 merebak penyebarannya, terjadi kelangkaan masker di Indonesia yang menyebabkan harga jual masker di pasaran menjadi mahal dan bahkan sulit di dapatkan. Masker non medis  terbuat dari kain yang dibagikan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan pelabuhan.

IPC telah melakukan berbagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pelabuhan yang merupakan implementasi dari program K3 mulai dari penerapan protokol kesehatan untuk pelayanan terminal penumpang, penambahan APD berupa sarung tangan dan masker bagi para pekerja operasional di lapangan, penyemprotan disinfektan di area Pelabuhan, pengecekan suhu tubuh di area perkantoran, penerapan physical distancing dan Work From Home (WFH) bagi sebagian besar pekerjanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.