Kasus DANA Diselidiki, BI Desak Penguatan Sistem dan Perlindungan Pengguna

0
7
Kasus DANA Disorot BI, Perusahaan Blokir Akun dan Proses Refund Dana Korban
Transaksi Tidak Sah di DANA Jadi Perhatian BI, Keamanan Sistem Diperketat (Dok Foto: Dana)
Pojok Bisnis

Kasus DANA terkait transaksi tidak sah mendapat perhatian serius dari Bank Indonesia (BI). Otoritas sistem pembayaran tersebut meminta penyelenggara dompet digital DANA melakukan investigasi menyeluruh sekaligus memperkuat pengamanan platform untuk memastikan transaksi pengguna kembali berjalan secara aman.

BI juga meminta DANA segera mengidentifikasi titik kelemahan dalam sistem dan melakukan perbaikan yang diperlukan. Penguatan tersebut mencakup sistem keamanan transaksi hingga mekanisme autentikasi yang digunakan dalam setiap proses pembayaran.

Selain melakukan pembenahan internal, DANA bersama pihak terkait diminta memeriksa seluruh laporan transaksi yang tidak sah. Proses verifikasi diperlukan untuk memastikan laporan pengguna dapat ditangani berdasarkan data dan mekanisme yang berlaku.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan perlindungan konsumen menjadi salah satu fokus utama dalam penyelesaian Kasus DANA. BI akan terus memantau proses penanganan sampai hak pengguna yang terdampak dipenuhi sesuai ketentuan.

PT Mitra Mortar indonesia

Menurut BI, keamanan sistem dan perlindungan konsumen merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan layanan pembayaran digital. Setiap penyelenggara jasa pembayaran juga diwajibkan menerapkan tata kelola, manajemen risiko, pengujian sistem, serta pengendalian keamanan secara memadai, termasuk ketika melakukan pembaruan aplikasi.

DANA Blokir Akun yang Terindikasi Digunakan Pelaku

Di tengah penanganan Kasus DANA, perusahaan turut memberikan penjelasan mengenai modus kejahatan siber yang ramai diperbincangkan di media sosial. Modus tersebut berkaitan dengan penyalahgunaan fitur pembayaran berbasis kode QR untuk melakukan transaksi yang dikaitkan dengan pembobolan kartu kredit.

Director of Communications DANA Indonesia Olavina Harahap menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna yang terdampak. Ia mengatakan perusahaan terus menindaklanjuti laporan yang masuk dan meningkatkan sistem keamanan untuk mencegah kejadian serupa.

Sebagai langkah awal, DANA telah memblokir sejumlah akun yang terindikasi digunakan dalam aktivitas kejahatan. Perusahaan juga berkoordinasi dengan bank penerbit kartu kredit untuk memproses pengembalian dana kepada korban sesuai mekanisme yang berlaku dalam program DANA Protection.

Penanganan Kasus DANA juga melibatkan peran pengguna. BI mengingatkan masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan kredensial pembayaran, serta memeriksa riwayat transaksi secara rutin.

Jika menemukan transaksi yang tidak dikenali, pengguna diminta segera melapor melalui kanal resmi bank penerbit kartu atau penyelenggara layanan. Langkah cepat tersebut diperlukan agar setiap transaksi mencurigakan dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti.

BI menegaskan pengawasan terhadap Kasus DANA akan terus dilakukan sesuai koridor hukum. Penanganan yang menyeluruh diharapkan dapat memastikan hak konsumen terpenuhi sekaligus menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem pembayaran digital.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan