
Fitur Baru BI-FAST resmi diperkenalkan Bank Indonesia untuk memperluas layanan sistem pembayaran digital yang lebih cepat, praktis, dan efisien. Tiga layanan tambahan tersebut dihadirkan guna menjawab kebutuhan masyarakat dalam melakukan transfer massal, penagihan pembayaran, hingga transaksi rutin yang berlangsung secara otomatis antarbank.
Bank Indonesia menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari pengembangan BI-FAST yang terus mengalami peningkatan penggunaan. Berdasarkan data pada kuartal IV 2025, jumlah transaksi yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1,358 miliar transaksi atau tumbuh 30,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari sisi nilai, total transaksi bahkan menembus Rp3.442,26 triliun, menunjukkan semakin besarnya peran sistem pembayaran tersebut dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Seiring pertumbuhan tersebut, Fitur Baru BI-FAST diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih fleksibel, baik bagi individu maupun pelaku usaha yang membutuhkan layanan pembayaran secara real-time.
Tiga Layanan Baru Permudah Transaksi Digital
Salah satu layanan terbaru adalah Bulk Credit Transfer, yaitu fasilitas yang memungkinkan pengguna mengirim dana kepada sedikitnya 20 penerima dalam satu kali transaksi. Seluruh proses dilakukan secara real-time sehingga sangat membantu perusahaan, instansi, maupun organisasi yang harus menyalurkan dana kepada banyak rekening sekaligus.
Untuk menggunakan layanan ini, nasabah cukup membuka aplikasi mobile banking atau internet banking, kemudian memilih menu BI-FAST dan fitur Bulk Credit Transfer. Setelah mengunggah daftar rekening tujuan beserta nominal transfer, pengguna tinggal melakukan konfirmasi menggunakan PIN atau metode autentikasi yang berlaku. Biaya transaksi mengikuti ketentuan BI-FAST dengan tarif maksimal Rp2.100 per transfer.
Selain itu, Bank Indonesia juga menghadirkan layanan Request for Payment (RFP). Melalui fitur ini, pengguna dapat mengirim permintaan pembayaran secara langsung kepada pihak lain melalui sistem BI-FAST. Setelah permintaan diterima dan disetujui, dana akan otomatis ditransfer ke rekening pemohon.
Layanan tersebut dinilai cocok dimanfaatkan untuk penagihan invoice, pembayaran iuran, hingga pembagian biaya kegiatan bersama. Pengguna hanya perlu memilih menu Request for Payment, memasukkan rekening tujuan, menentukan nominal beserta keterangan transaksi, lalu mengirimkan permintaan pembayaran. Biaya yang dikenakan maksimal Rp2.500 untuk setiap transaksi yang berhasil diproses.
Pembayaran Rutin Kini Bisa Berjalan Otomatis
Pelengkap dari Fitur Baru BI-FAST adalah Direct Debit Transfer, yakni layanan pendebitan otomatis berdasarkan persetujuan awal dari pemilik rekening. Sistem ini memungkinkan pembayaran rutin dilakukan sesuai jadwal tanpa perlu melakukan transfer secara manual setiap kali jatuh tempo.
Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup membuka aplikasi perbankan, memilih menu BI-FAST, lalu mengaktifkan fitur Direct Debit. Selanjutnya nasabah menentukan jadwal pembayaran, batas nominal transaksi, serta memberikan persetujuan melalui mekanisme keamanan yang diterapkan bank.
Hadirnya Fitur Baru BI-FAST menjadi langkah lanjutan Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional. Dengan berbagai layanan tambahan tersebut, proses transfer dana, penagihan, hingga pembayaran berkala diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat maupun dunia usaha yang semakin terdigitalisasi.




