Harga Perak Antam Sempat Turun pada perdagangan sebelumnya sebelum akhirnya kembali menguat tipis pada Rabu (27/5/2026). Kenaikan harga tersebut terjadi di tengah pergerakan logam mulia yang masih fluktuatif, sementara harga emas Antam justru mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia, harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam dibanderol Rp51.000 per gram. Angka itu naik Rp100 dibanding perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp50.900 per gram setelah terkoreksi Rp500.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan pasar logam mulia masih bergerak dinamis mengikuti kondisi global maupun permintaan domestik. Meski kenaikannya relatif tipis, pelaku pasar tetap mencermati perubahan harga karena perak dinilai mulai menarik perhatian investor ritel.
Selain produk perak murni reguler, Antam juga menawarkan varian perak heritage dengan harga yang lebih tinggi. Produk heritage biasanya diminati kolektor maupun pembeli yang mencari desain eksklusif untuk investasi jangka panjang.
Harga Perak Antam Sempat Turun Sebelum Kembali Menguat
Untuk ukuran 250 gram, harga perak batangan Antam kini mencapai Rp13,15 juta. Setelah dikenakan PPN 11 persen, nilainya menjadi Rp14,59 juta. Sementara untuk ukuran 500 gram, harga jual tercatat Rp25,5 juta dan meningkat menjadi Rp28,3 juta setelah pajak.
Adapun produk perak heritage ukuran 31,1 gram dijual Rp2,13 juta. Sedangkan ukuran 186,6 gram dibanderol Rp11,68 juta sebelum pajak.
Harga Perak Antam Sempat Turun juga menjadi perhatian karena terjadi bersamaan dengan koreksi harga emas batangan Antam. Pada perdagangan hari ini, harga emas justru turun Rp13 ribu per gram dibanding posisi sebelumnya.
Data Logam Mulia menunjukkan harga emas Antam ukuran 0,5 gram dipatok Rp1.442.500. Sementara pecahan 1 gram dijual Rp2.785.000 dan ukuran 2 gram mencapai Rp5.510.000.
Untuk pecahan yang lebih besar, emas Antam ukuran 3 gram dipasarkan Rp8.240.000. Sedangkan ukuran 5 gram dibanderol Rp13.700.000.
Pelaku pasar menilai pergerakan harga logam mulia saat ini masih dipengaruhi sentimen global, termasuk fluktuasi nilai tukar dolar AS dan perkembangan kondisi ekonomi internasional. Karena itu, Harga Perak yang Antam Sempat Turun diperkirakan masih bisa terjadi kembali dalam beberapa waktu ke depan sebelum pasar menemukan titik stabil baru.
Di sisi lain, sebagian investor mulai melirik perak sebagai alternatif investasi karena harganya lebih terjangkau dibanding emas, namun tetap memiliki nilai lindung terhadap ketidakpastian ekonomi.
