Top Mortar tkdn
Home Bisnis Finance Generasi Muda Mulai Rajin Menabung, Tabungan Pelajar Catat Pertumbuhan Positif

Generasi Muda Mulai Rajin Menabung, Tabungan Pelajar Catat Pertumbuhan Positif

0
Generasi Muda Mulai Rajin Menabung, Tabungan Pelajar Catat Pertumbuhan Positif (Foto Ilustrasi)

Program Tabungan Pelajar terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang awal 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai simpanan pelajar di perbankan nasional telah mencapai Rp29,13 triliun pada kuartal pertama tahun ini, dengan jumlah rekening yang menembus 59,03 juta akun.

Capaian tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya inklusi keuangan di kalangan generasi muda. OJK melihat tren kenaikan Tabungan Pelajar tidak hanya mencerminkan bertambahnya jumlah rekening baru, tetapi juga menunjukkan semakin luasnya akses siswa terhadap layanan keuangan formal.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengatakan pertumbuhan rekening pelajar masih bergerak konsisten secara tahunan.

“Jumlah rekening pelajar tumbuh sekitar 1,25 persen secara year on year dan menunjukkan tren yang cukup positif,” ujar Dicky, Minggu (24/5/2026).

Menurut OJK, pertumbuhan Tabungan Pelajar turut didorong pelaksanaan Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) yang realisasinya kini telah mencapai lebih dari 88 persen. Program tersebut dinilai efektif dalam memperkenalkan budaya menabung sejak usia dini kepada siswa di berbagai daerah.

Tabungan Pelajar Dinilai Penting untuk Literasi Keuangan

Meski porsi dana simpanan pelajar terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan nasional masih tergolong kecil, OJK menilai program ini memiliki dampak strategis jangka panjang. Keberadaan Tabungan Pelajar dianggap mampu memperluas basis nasabah perbankan sekaligus membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan sejak muda.

Selain meningkatkan akses keuangan formal, rekening pelajar juga dipandang penting untuk memperkuat literasi finansial di lingkungan sekolah. Kebiasaan menabung dinilai dapat membantu siswa memahami pengelolaan uang secara lebih disiplin dan terencana.

OJK menyebut pergerakan nominal tabungan memang dapat mengalami fluktuasi dalam jangka pendek. Namun kondisi itu dianggap wajar karena karakteristik rekening pelajar cenderung aktif digunakan untuk kebutuhan pendidikan maupun transaksi harian siswa.

OJK Optimistis Tren Positif Terus Berlanjut

Ke depan, OJK optimistis tren pertumbuhan Tabungan Pelajar masih akan terus berlanjut hingga akhir 2026. Optimisme tersebut didukung penguatan program literasi keuangan, kolaborasi dengan sekolah dan perbankan, serta perluasan akses pembukaan rekening di berbagai wilayah Indonesia.

Selain fokus pada peningkatan jumlah rekening, pengembangan program juga diarahkan agar rekening pelajar lebih aktif digunakan. Pemerintah dan industri jasa keuangan juga didorong memperluas edukasi keuangan digital agar siswa semakin akrab dengan sistem transaksi modern sejak dini.

Dengan pertumbuhan yang terus berlanjut, Tabungan Pelajar diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun budaya keuangan sehat di kalangan generasi muda Indonesia.

Exit mobile version