Harga Perak Antam Tertekan, Semua Varian Ikut Turun

0
89
Harga Perak Antam Tertekan, Semua Varian Ikut Turun
Harga Perak Antam Tertekan, Semua Varian Ikut Turun (Foto Ilustrasi)
Pojok Bisnis

Pergerakan harga perak antam kembali menjadi sorotan pasar setelah mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat, 20 Maret 2026. Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga perak murni produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk tercatat turun ke level Rp46.650 per gram.

Penurunan harga perak antam kali ini mencapai Rp1.900 dibandingkan posisi sehari sebelumnya. Pada Kamis, 19 Maret 2026, harga perak juga telah terkoreksi dengan nominal yang sama, dari Rp50.750 menjadi Rp48.850 per gram. Tren pelemahan ini menunjukkan tekanan yang cukup konsisten dalam beberapa hari terakhir.

Selain ukuran satu gram, penyesuaian juga terjadi pada berbagai varian produk lainnya. Untuk perak batangan ukuran 250 gram, harga tercatat sebesar Rp12.062.500. Jika ditambah pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen, totalnya mencapai Rp13.389.375. Sementara itu, ukuran 500 gram dibanderol Rp23.325.000, atau menjadi Rp25.890.750 setelah dikenakan PPN.

Tidak hanya produk reguler, lini heritage juga mencerminkan pergerakan serupa. Harga perak ukuran 31,1 gram tercatat Rp1.998.612, dan menjadi Rp2.218.459 setelah pajak. Adapun ukuran 186,6 gram berada di angka Rp10.870.186, atau Rp12.065.906 setelah PPN. Penyesuaian ini memperlihatkan bahwa penurunan harga perak antam terjadi secara merata di seluruh lini produk.

PT Mitra Mortar indonesia

Harga Global Menguat, Tren Domestik Berbeda

Di tengah pelemahan di pasar domestik, pergerakan harga perak di pasar global justru menunjukkan arah berbeda. Data dari investing.com mencatat harga perak berjangka untuk kontrak Mei 2026 (SIK6) berada di level USD74,228 per troy ons pada pukul 10.44 WIB. Angka ini mengalami penguatan dibandingkan posisi sebelumnya yang sempat ditutup di USD71,215 per troy ons.

Perbedaan arah ini menjadi perhatian pelaku pasar, mengingat biasanya pergerakan harga global turut memengaruhi harga perak antam di dalam negeri. Namun, faktor lain seperti kurs rupiah, permintaan domestik, hingga kebijakan internal juga berperan dalam menentukan harga di pasar lokal.

Sementara itu, aktivitas perdagangan di pasar saham Indonesia masih terhenti. Berdasarkan kalender Bursa Efek Indonesia (BEI), perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum dibuka karena bertepatan dengan perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah. Perdagangan dijadwalkan kembali berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026.

Kondisi ini membuat pelaku pasar memiliki ruang untuk mencermati perkembangan komoditas, termasuk harga perak antam, sebelum aktivitas bursa kembali normal. Pergerakan harga logam mulia seperti perak tetap menjadi salah satu indikator penting bagi investor dalam menentukan strategi investasi, terutama di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan