Inflasi Februari 2020 di Atas Ekspektasi Pasar

0
130

Angka inflasi bulan Februari 2020 berada di atas ekspektasi pasar.L Laporan BPS menyebutkan inflasi pada Februari 2020 sebesar 2,98% (yoy) dan 0,28% (mom).

Inflasi terjadi di sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.Inflasi tertinggi menurut kelompok pengeluaran terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yang sebesar 0,95% mom.

Tercatat inflasi inti yang mengeluarkan komponen barang bergejolak dan komponen barang yang diatur pemerintah melemah menjadi 2,76% yoy pada Februari 2020 dari 2,88% pada Januari 2020.

Bank Indonesia menerapkan beberapa kebijakan untuk mengantisipasi perlambatan ekonomi akibat COVID-19.

Kebijakan tersebut antara lain

(i) meningkatkan intensitas triple intervention agar nilai tukar rupiah bergerak sesuai dengan fundamentalnya dan mengikuti mekanisme pasar,

(ii) menurunkan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing dari semula 8% menjadi 4% agar mengurangi tekanan di pasar valas.

(iii) menurunkan GWM rupiah sebesar 50 bps unntk bank-bank yang melakukan kegiatan pembiayaan ekspor-impor,

(iv) memperluas jenis underlying transaksi bagi investor asing sehingga dapat memberikan alternative dalam rangka lindung nilai atas kepemilikan rupiah,

(v) menegaskan kembali bahwa investor global dapat menggunakan bank kustodi global dan domestik dalam melakukan kegiatan investasi di Indonesia.

Tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan inflasi akan tetap terkendali dalam rentang target inflasi yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).

BI menetapkan target inflasi tahun ini berada dalam rentang 2%-4%. Kami memperkirakan inflasi tahun 2020 sebesar 3,25% atau masih berada dalam rentang tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.