Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Finance Medco Terbitkan Surat Utang Demi Bayar Utang ke Mandiri

Medco Terbitkan Surat Utang Demi Bayar Utang ke Mandiri

0
Dok : medcoenergi.com

Pasca menerbitkan surat utang tahap I sebesar Rp 500 miliar dan tahap II sebesar Rp 1,2 triliun 2018 lalu, Medco Energi Internasional (MEDC) kembali menerbitkan surat utang hingga Rp 1,5 triliun. Sepekan sebelumnya, Medco menerbitkan surat utang global sebesar US$ 650 juta atau sekitar Rp 8,94 triliun.

Penerbitkan surat utang terssebut akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman dari Bank Mandiri (BMRI) yang jatuh tempo pada 20 Desember 202. Posisi utang Medco dan anak usahanya mencapai US$ 3,3 miliar atau setara Rp 46,87 triliun seperti yang tertera dalam dokumen prospektus yang diunggah di situs Bursa Efek Indonesia, Jumat (31/01/2020).

Utang Ini terdiri dari utang kepada bank, instansi non-bank, serta efek bersifat utang. Setelah penerbitan surat utang ini, lalu dikurangi biaya emisi, maka posisi utang Medco akan berkurang menjadi Rp 45,37 triliun.

Adapun surat utang atau obligasi ini diterbitkan dalam skema Obligasi Berkelanjutan III Tahap III. Medco bakal menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) sebesar Rp 1,38 triliun.

Obligasi yang dijamin penuh terdiri dari dua seri dengan jumlah pokok, tenor, dan bunga obligasi yang berbeda. Untuk obligasi Seri A, jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp 908,7 miliar, dengan bunga sebesar 8,9% per tahun dan jangka waktu selama tiga tahun.

Sedangkan obligasi Seri B ditawarkan dengan jumlah pokok senilai Rp 476,1 miliar, dengan bunga 9,3% per tahun dan jangka waktu selama lima tahun. Di luar obligasi yang dijamin penuh tersebut, Medco menawarkan obligasi dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 115,15 miliar yang akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).

Adapun jumlah minimum pemesanan pembelian obligasi harus dilakukan dengan jumlah sekurang-kurangnya Rp 5 juta dan/atau kelipatannya.

Masa penawaran umum obligasi ini dilakukan pada 12-13 Februari 2020, dan tanggal pencatatan di BEI diindikasi terjadi pada 19 Februari 2020.

Penjamin pelaksana emisi efek untuk penerbitan obligasi ini adalah Mandiri Sekuritas dan Trimegah Sekuritas Indonesia. Sedangkan yang bertindak sebagai wali amanat adalah Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

 

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version