Pendapatan Semen Baturaja Awal Tahun Naik Menjadi Rp150,2 Miliar

0
199

Berempat.com – Sepanjang Januari 2019 PT Semen Baturaja Tbk. mencatatkan adanya peningkatan pendapatan sebesar 6% atau menjadi Rp150,2 miliar dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp141,8 miliar. Namun, kendati demikian emiten berkode SMBR ini mengalami koreksi pada volume penjualan awal tahun sebesar 1%.

Direktur Utama Semen Baturaja Jobi Triananda Hasjim menuturkan, terkoreksinya volume penjualan semen disebabkan melambatnya permintaan semen di awal tahun.

"Hal ini dipengaruhi oleh kondisi curah hujan yang cukup tinggi dan banyaknya proyek pembangunan infrastruktur yang belum mulai pada awal tahun," jelas Jobi pada keterangan tertulis yang diterima, Selasa (5/3).

Bila melihat data dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI) pada Januari 2019, permintaan semen nasional sendiri memang mengalami penurunan sebesar 1,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Hal serupa pun terjadi di Sumatera yang turun sebesar 2,7% dari tahun sebelumnya.

Sementara terkait rencana investasi SMBR, pada pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jambi yang digelar Senin (25/2) lalu, Bupati Sarolangun, Cek Endra telah menerbitkan izin lokasi pembangunan Pabrik Semen Baturaja yang diserahkan secara langsung kepada Direktur Utama SMBR sebagai dukungan pemerintah daerah untuk percepatan proyek produsen semen pelat merah tersebut.

Menurut Jobi, penerbitan izin lokasi pembangunan pabrik tersebut sangat membantu progres percepatan pembangunan pabrik di Sarolangun yang menjadi salah satu proyek strategis di Jambi.

"Pembangunan pabrik SMBR di Sarolangun ini akan berdampak luas pada peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan pendapatan daerah, dan ditambah dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja serta menunjang kebutuhan semen bagi proyek infrastruktur pemerintah dan swasta," pungkas Jobi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.