Pemerintah kembali membuka peluang kerja berskala besar melalui program nasional yang menyasar penguatan ekonomi desa. Melalui Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Lowongan Koperasi Merah Putih resmi dibuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi berbasis komunitas.
Program Lowongan Koperasi Merah Putih ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang menekankan percepatan pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, pemerintah juga mengintegrasikan pengembangan kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi rakyat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang terlibat. Menurutnya, dibutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga integritas serta kemampuan menggerakkan ekonomi dari tingkat akar rumput. Oleh karena itu, Lowongan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjaring talenta terbaik dari berbagai latar belakang pendidikan.
Pada tahap awal, pemerintah menyediakan total 35.476 formasi. Rinciannya, sebanyak 30.000 posisi dialokasikan untuk Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan berada di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara. Sementara itu, 5.476 posisi lainnya diperuntukkan bagi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih yang akan bekerja di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Seluruh posisi tersebut menggunakan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Jadwal dan Syarat Pendaftaran
Proses pendaftaran Lowongan Koperasi Merah Putih berlangsung pada 15 hingga 24 April 2026 melalui portal resmi PHTC. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan minimal D3 hingga S1 dari semua jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun dan nilai IPK minimal 2,75.
Tahapan seleksi dimulai dari proses administrasi yang berlangsung hingga 25 April 2026, dilanjutkan dengan pengumuman hasil administrasi pada 26–27 April. Peserta yang lolos akan mengikuti seleksi kompetensi pada awal hingga pertengahan Mei, sebelum akhirnya menjalani tahap seleksi tambahan.
Pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada pertengahan Juni 2026. Dengan proses seleksi yang cukup ketat dan terstruktur, pemerintah berharap dapat memperoleh kandidat yang benar-benar siap terjun langsung dalam mengelola koperasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi berbasis desa sekaligus membuka lapangan kerja baru dalam skala besar. Kehadiran Lowongan Koperasi Merah Putih juga menjadi peluang strategis bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional, khususnya di sektor koperasi dan perikanan.





