PDaja.com Beri Akses Pinjaman Hingga Rp 10 M untuk Pengusaha

0
445

Berempat.com – Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan di kalangan pengusaha, tak terkecuali Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PT Bank Sahabat Sampoerna menghadirkan platform pendanaan PDaja.com.

Division Head Credit Legal and Collater Management Sandra Lewerissa menjelaskan, melalui PDaja.com setiap orang bisa mengajukan kredit melalui aplikasi tersebut.

“Jadi, orang di mana pun, siapa pun bisa mengajukan kredit lewat HP,” terang Sandra saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (23/11).

Menurut Sandra, platform yang baru diluncurkan pada 16 November 2018 lalu ini memberikan kemudahan dalam setiap proses pinjamannya.

“Pada saat mengisi aplikasi, nanti sistem akan memberikan perkiraan pinjaman yang bisa didapat oleh calon nasabah. Jadi nasabah bisa pilih-pilih mau minjamnya berapa itu sesuai kebutuhan pinjaman,” ujar Sandra.

“Kita mau masuk ke segmen UMKM, jadi supaya semua masyarakat Indonesia bisa mengajukan kredit dengan mudah lewat aplikasi,” imbuhnya.

Untuk pengajuan pendanaan, Sandra mengungkapkan bahwa PDaja.com bisa memberikan pinjaman sampai Rp 10 miliar.

“Untuk bisnis pengantar pengajuan kredit kita maksimal dengan aplikasi bisa sampai Rp 10 miliar pengajuan kreditnya,” jelasnya.

Apabila pendanaan yang diajukan sudah disetujui, maka proses pencairannya hanya perlu 3 hari. Yang terpenting, tutur Sandra, nasabah perlu melengkapi dokumen yang diperlukan untuk proses pengajuan pinjaman.

“Hanya 3 (dokumen) yang kita perlukan. Yang pertama yaitu sertifikat rumahnya, KTP, sama PBB. Itu tiga tuh cukup di upload,” jelasnya lagi.

Selain sertifikat rumah, agunan yang bisa digunakan yakni sertifikat rumah toko (ruko) atau apartemen.

Menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia sangat membutuhkan platform pendanaan yang mudah dan cepat. Karena itulah PDaja.com hadir sebagai solusi pendanaan yang dibutuhkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.