Top Mortar tkdn
Home Bisnis Presiden Prabowo Beri Penghargaan, Berapa Kekayaan Haji Isam yang Kini Jadi Sorotan...

Presiden Prabowo Beri Penghargaan, Berapa Kekayaan Haji Isam yang Kini Jadi Sorotan Netizen?

0
Presiden Prabowo Beri Penghargaan, Berapa Kekayaan Haji Isam yang Kini Jadi Sorotan Netizen? (Tangkapan Layar YouTube, Sekretariat Presiden)

Kekayaan Haji Isam kembali menjadi sorotan publik setelah namanya masuk dalam deretan penerima tanda jasa dan kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto pada rangkaian peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan RI, Senin, 21 Juli 2025 lalu.

Tokoh bernama asli Samsudin Andi Arsyad itu kini bukan hanya dikenal di Kalimantan Selatan, tetapi juga mulai diperhitungkan di tingkat nasional. Kiprah bisnis dan kekayaan Haji Isam bahkan disejajarkan dengan para konglomerat besar Tanah Air.

Nama pria yang dijuluki Crazy Rich Batulicin itu semakin sering terdengar di lingkaran elite. Ia pernah diundang menghadiri peluncuran dana abadi RI Danantara bersama para pengusaha papan atas seperti Franky Oesman Wijaya dari Sinar Mas Group, Sugianto Kusuma alias Aguan dari Agung Sedayu Group, hingga Anthony Salim dari Grup Salim.

Bahkan, Haji Isam juga sempat mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan pendiri Microsoft, Bill Gates, saat berkunjung ke Indonesia.

Lonjakan Nilai Saham dan Bisnis Keluarga

Lompatan kekayaan Haji Isam tidak lepas dari kinerja perusahaan yang dikendalikannya, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Harga saham JARR melesat lebih dari 245 persen sepanjang 2025 hingga mencapai Rp1.070 per lembar dengan kapitalisasi pasar menembus Rp9,88 triliun. Melalui PT Eshan Agro Sentosa (EAS), Haji Isam menguasai mayoritas saham JARR. Dari kepemilikan ini saja, nilai kekayaannya diperkirakan mencapai Rp7,8 triliun.

Selain JARR, keluarga Haji Isam juga memiliki kendali atas PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), perusahaan sawit yang sahamnya meroket tajam tahun ini. Saham PGUN diperdagangkan di harga Rp1.445 per lembar, naik sekitar 240 persen sepanjang tahun berjalan dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp8,29 triliun. Melonjaknya harga saham tersebut turut mendongkrak harta dua anaknya, Liana Saputri dan Jhony Saputra, yang kini ditaksir memiliki kekayaan hingga Rp6,36 triliun.

Dari Tambang hingga Penerbangan

Perjalanan bisnis Haji Isam dimulai pada awal 2000-an ketika ia terjun ke sektor tambang batu bara. Berawal dari pengalaman bekerja sama dengan Johan Maulana, ia kemudian dipercaya sebagai kontraktor di PT Arutmin Indonesia, anak usaha Bumi Resources milik keluarga Bakrie, melalui bendera Jhonlin Baratama. Dari sana, gurita bisnisnya berkembang pesat ke berbagai sektor.

Kini, kerajaan bisnis Haji Isam meluas ke industri penerbangan lewat Jhonlin Air Transport, sektor logistik dan perkapalan melalui Jhonlin Marine, hingga energi terbarukan dengan Jhonlin Agromandiri. Pada 2020, ia juga meresmikan pabrik gula terintegrasi di Bombana, Sulawesi Tenggara, yang mendapat apresiasi langsung dari Presiden Joko Widodo.

Jika digabungkan, nilai kekayaan Haji Isam dan keluarganya dari dua perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia diperkirakan mencapai Rp14,16 triliun, atau mendekati setara dengan US$1 miliar. Angka ini belum termasuk aset bisnis non-publik yang masih ia kendalikan, terutama di sektor tambang dan pelayaran.

Exit mobile version