Jakarta bersiap menjadi pusat kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan digelarnya Pesta Rakyat. Acara yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini akan menghadirkan hiburan kolosal di kawasan Monas, sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, hingga Semanggi. Pesta Rakyat tersebut diharapkan menjadi momentum kebersamaan masyarakat untuk merayakan hari kemerdekaan secara meriah dan inklusif.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan bahwa seluruh masyarakat bisa ikut serta tanpa dipungut biaya. “Ini adalah perayaan untuk rakyat. Semua bisa hadir, menikmati acara dari pagi hingga malam hari, baik di Monas maupun di kawasan Sudirman-Thamrin,” katanya di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).
Empat Zona Kemeriahan Pesta Rakyat
Acara besar ini terbagi dalam empat area utama dengan tema berbeda. Pertama, Podjok Foto yang menyediakan photo booth, photo challenge, hingga spot foto unik di sekitar Monas. Kedua, Podjok Djoeang yang menyuguhkan perlombaan khas 17-an seperti panjat pinang, tarik tambang, hingga balap karung. Ketiga, Podjok Djadoel, area nostalgia permainan tradisional seperti congklak, gasing, dan gundu. Terakhir, ada Pasar Malam dengan wahana permainan rakyat mulai dari mini train, bouncy castle, hingga face painting untuk anak-anak.
Tak hanya itu, panggung hiburan utama di Monas juga akan dimeriahkan oleh musisi nasional seperti Ntrl, D’Masiv, Ayu Ting Ting, hingga Judika, sebelum ditutup dengan pesta kembang api yang spektakuler.
Ratusan Ribu Pengunjung Diprediksi Hadir
Pemerintah memperkirakan sekitar 300 ribu orang akan memadati Monas sepanjang hari, sementara kawasan Sudirman-Thamrin hingga Semanggi diperkirakan menampung hingga 100 ribu pengunjung pada malam harinya. Untuk memastikan acara berjalan aman, pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta tenaga keamanan dari panitia.
Selain itu, panitia juga menyiapkan fasilitas umum meliputi 80 toilet portable, 16 pos kesehatan, 16 ambulans, hingga water station di berbagai titik. Jalur masuk-keluar pengunjung dibuat terpisah untuk menghindari kepadatan, lengkap dengan crisis centre serta layanan lost and found.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban. “Mari rayakan dengan penuh sukacita dan tetap saling menjaga agar peringatan kemerdekaan ke-80 ini berlangsung aman serta berkesan bagi semua,” ujarnya.
