Kawasan Hunian Pintar Berstandar Jepang Akan Hadir di Kota Deltamas

0
133
Ilustrasi bentuk hunian di Savasa. (Dok. Savasa)

Berempat.com – Sinar Mas Land Group, melalui anak perusahaannya PT Puradelta Lestari Tbk. tengah menjalani kerja sama dengan PT Panasonic Homes Gobel Indonesia guna membangun kawasan hunian pintar berstandar Jepang di kawasan Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi. Kawasan hunian tersebut bakal diberi nama Savasa.

Guna merealisasikan proyek tersebut, kedua perusahaan ini sudah membentuk joint venture bernama PT PanaHome Deltamas Indonesia pada November 2017 lalu. Dalam rencana, Savasa bakal memiliki luas area sekitar 37 hektare.

Menurut CEO Commercial Sinar Mas Land Hongky Jeffry Nantung, pihaknya merasa penting untuk menyediakan kawasan perumahan berkualitas berstandar Jepang di kawasan Kota Deltamas. Pasalnya, di sana sudah ada Cikarang Japanese School.

“Untuk mencapai itu semua, kami bekerja sama dengan Panasonic Homes, yang berpengalaman dalam mengembangkan kota  pintar, seperti Fujisawa SST yang sangat sukses di Jepang,” terang Hongky dalam keterangan tertulisnya.

Lokasi Savasa akan berada dekat dengan pusat bisnis Kota Deltamas, serta mendapat kemudahan akses karena hanya akan berjarak 5 menit dari stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiun Karawang, dan Gerbang Tol Km 41.6 yang akan dibangun.

Dalam proses pengembangannya, kawasan Savasa akan terbagi dalam 3 tahap. Tahap pertama akan memaksimalkan lahan seluas 13 hektare untuk membangun 118 rumah dan 33 ruko yang dibagi dalam 4 klaster (Asa, Niwa, Hana, dan Yuta).

Sementara itu, mengingat pihak Sinar Mas Land menggandeng Panasonic Homes Gobel Indonesia, maka kawasan Savasa akan dibuat dengan beragam keunggulan di bidang teknologi modern. Namun tetap tak melupakan unsur kenyamanan penghuninya. Karena itu desain yang diterapkan terdapat fitur smart living, teknologi bangunan tahan gempa, hingga menggabungkan unsur lingkungan hijau.

President Director PT PanaHome Deltamas Indonesia Kazuhiko Tanaka mengatakan, salah satu teknologi yang akan digunakan ialah Wall-Precast Concrete (W-PC). Teknologi ini dipercaya dapat memberikan solusi untuk backlog 13 juta rumah di Indonesia. Dengan teknologi tersebut, masa konstruksi akan dipersingkat menjadi paling tidak tiga bulan dengan tetap memberikan kualitas terbaik.

Sebagai informasi, saham mayoritas dalam proyek Savasa ini dipegang oleh Panasonic Homes sebesar 51% dan sisanya merupakan saham Puradelta Lestari Tbk. Untuk pengembangan tahap pertama, kedua perusahaan akan mengucurkan investasi sebesar Rp 360 miliar.

Hongky mengungkapkan, pihaknya berencana menawarkan klaster perumahan Savasa dengan harga awal Rp 978 juta. Dan bagi konsumen yang tertarik dapat melakukan booking sebesar Rp 5 juta untuk mendapatkan NUP (Nomor urut pesanan).

Seorang calon dokter yang gagal jadi desain grafis dan nyasar jadi Jurnalis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here