Prilly Latuconsina Bangun Bisnis Pakai Nama Nona Judes

0
8
Prilly Latuconsina (Dok:Dream.co.id)

Kiprah Prilly Latuconsina di dunia peran mungkin sudah banyak yang tahu. Tapi kiprahnya di dunia bisnis, rasanya baru beberapa orang saja yang tahu.

Berawal dari bisnis kue kekinian dengan brand Really Cake sejak 2017 silam, kini bisnis kuliner artis yang namanya melambung lewat sinetron Ganteng-Ganteng Serigala ini kian berkembang dengan merilis beberapa brand baru. Seperti, Bebelly Bakery, Nona Judes, dan Bumbu Nona.

Seperti diberitakan Kontan.co.id, Bebelly Bakery merupakan pengembangan dari bisnis Really Cake yang sudah lebih dulu dirintisnya. Sementara, Nona Judes merupakan sebuah brand restoran yang dibesutnya belakangan.

Nah, dari sekian banyak bisnisnya, Nona Judes yang paling berkembang. Saat ini sudah ada enam gerai Nona Judes di Jakarta. Restoran ini menyajikan menu andalan khas Nusantara dengan cocolan sambal pedas sebagai pelengkap.

Prilly mengatakan, bisnis kuliner, khususnya rumah makan yang menyajikan menu-menu khas Nusantara, masih sangat menjanjikan. Terutama, menu makanan pedas.

“Peluangnya masih menjanjikan banget, apalagi banyak orang Indonesia suka sambal. Kalau makan tanpa sambal ada yang kurang,” ujarnya.

Selama menjalankan aktivitas bisnis, ia mengaku banyak dibantu tim yang kuat. Dengan begitu, ia pun bisa membagi waktu antara pekerjaannya di dunia hiburan dan bisnis.

“Alhamdulillah aku juga udah dapat tim yang solid. Itu yang paling penting dalam bisnis. Tim yang solid, tim yang satu visi, jadi restoran ini bisa berjalan cukup lama,” tuturnya.

Agar bisnisnya terus berkembang, Prilly memiliki strategi khusus. Salah satunya rutin mengeluarkan resep baru agar banyak memikat konsumen. Selain itu, promosi bisnis lewat sosial media juga menjadi kunci sukses Nona Judes.

“Aku pasti terus mengeluarkan menu-menu baru dan harus enak. Karena mau kita promosikan segencar apa pun di Instagram, YouTube, atau sosial media lainnya, tapi kalau rasanya enggak enak, orang enggak akan repeat order,” jelas artis kelahiran 1996 ini.

Dalam menyajikan menu baru, Prilly harus beberapa kali melakukan uji coba resep. Tak jarang ada resep yang harus mengalami beberapa kali revisi.

“Tantangannya gimana caranya kita dapat resep yang bener-bener enak. Jadi bisa kita jual karena sudah yakin orang-orang juga bakal suka,” ungkapnya.