Kemenperin Ingin Gandeng Go-Jek dan Google untuk Perluas Akses Pasar IKM

0
362

Berempat.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya untuk mendorong Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia agar dapat memperluas pasar. Salah satu strategi yang sedang dijalankan yaitu melalui platform digital e-Smart IKM. Namun, tak berhenti di situ, Kemenperin juga hendak menggandeng Go-Jek dan Google agar dapat meningkatkan akses pasar.

“IKM kita harus update dengan teknologi digital. Hal ini seiring dengan implementasi industri 4.0. Selain itu, pentingnya manajemen keuangan yang baik dan menghasilkan produk yang memenuhi standar agar lebih bersaing dengan kompetitor,” ungkap Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (5/7).

Saat ini, menurut Gati, pelaku IKM perlu memaksimalkan peluang dan potensi dari pasar e-commerce di Indonesia yang tengah berkembang pesat. Potensi e-commerce Indonesia diprediksi akan mencapai US$ 46 miliar atau 52% dari pasar Asia Tenggara sebesar US$ 88 pada 2025.

Sejauh ini, Kemenperin melalui e-Smart IKM sudah menggandeng banyak e-commerce  besar di Indonesia, seperti Bukalapak, Tokopedia, Blibli, Shopee, dan Blanja.com. Gati memaparkan, pada 2017 sebanyak 1.730 pelaku IKM telah mengikuti program e-Smart IKM.

“Tahun 2018 kami menargetkan lebih dari 4.000 IKM bisa terlibat untuk masuk ke dalam pasar online melalui marketplace yang telah ada,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.