Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Pemerintah Ingin Industri Galangan Kapal Nasional Naik 3 Kali Lipat

Pemerintah Ingin Industri Galangan Kapal Nasional Naik 3 Kali Lipat

0
Ilustrasi pabrik kapal. (Presidenpost.id)

Berempat.com – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah ingin industri di sektor kemaritiman dapat lebih meningkat. Salah satunya ialah industri galangan kapal dan penunjangnya. Sebab, ini merupakan bentuk komitmen untuk mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia.

“Bapak Presiden sudah mencanangkan tentang poros maritim, backbone-nya itu harusnya ada peran dari IPERINDO. Apalagi bisa menghemat devisa untuk repair dan maintenance, daripada dibawa ke luar negeri. Maka itu, kami ingin kapasitas industri galangan kapal nasional bisa naik hingga 2-3 kali lipat,” papar Airlangga dalam keterangan resminya, Selasa (3/7).

Airlangga meyakini, industri galangan kapal di Indonesia mampu meningkatkan kemampuan produksinya. Saat ini, perkembangan sektor industri galangan kapal dunia masih didominasi oleh negara China, Korea Selatan, dan Jepang.

“Melalui visinya, pemerintah terus memacu agar sektor industri maritim kita punya daya saing tinggi di tingkat global,” ujar Airlangga.

Berdasarkan data yang diberikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pada tahun 2017 tercatat jumlah order pembangunan kapal di Indonesia sebesar 218.300 gross tonnage (GT). Pembangunan kapal di Indonesia mayoritas untuk mencukupi kebutuhan pasar dalam negeri sebesar 83%, yang diperkirakan sebanyak 120 unit atau 135.440 GT. Sementara sisanya untuk ekspor, yakni sekitar 24 unit atau 82.860 GT.

Di era revolusi industri 4.0, industri galangan kapal dinilai strategis berperan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, dengan karakteristiknya yang padat karya, padat modal dan padat teknologi, industri galangan kapal memerlukan penanganan dan perhatian yang serius dari pemerintah agar semakin kompetitif di kancah domestik dan internasional.

Sebagai bentuk dukungan, Kemenperin pun telah menginisiasi usulan insentif penurunan tarif bea masuk komponen kapal melalui skema khusus, serta usulan tax holiday yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai stimulus untuk meningkatkan kinerja industri galangan kapal nasional.

Begitu pula dari sisi finansial, pemerintah akan mengupayakan dan mendorong agar kegiatan usaha sektor industri galangan kapal dapat dukungan dari sektor perbankan atau pembiayaan. Sehingga kesempatan untuk melakukan ekspansi bisnis pembangunan kapal akan semakin terbuka lebar.

“Maka itu, perlunya pusat research, development, and design (RDnD) untuk perkapalan. Pemerintah akan memfasilitasi pemberian super deductible tax bagi industri yang berinovasi. Kalau bisa kita kembangkan desain bersama untuk kapal ikan, patroli, tanker, dan tugboat,” imbuh Airlangga.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version