Penjarahan di Prancis Hantam Butik Mewah, Louis Vuitton hingga Sephora Jadi Sasaran

0
18
Penjarahan di Prancis Hantam Butik Mewah, Louis Vuitton hingga Sephora Jadi Sasaran
Penjarahan di Prancis Hantam Butik Mewah, Louis Vuitton hingga Sephora Jadi Sasaran (Dok Foto: EuroNews.com)
Pojok Bisnis

Penjarahan di Prancis yang terjadi di tengah gelombang demonstrasi akhir pekan lalu meninggalkan kerusakan di sejumlah pusat perbelanjaan dan gerai merek ternama. Para pemilik usaha kini berupaya menghitung kerugian setelah etalase pecah, fasad bangunan dicoret, hingga sejumlah butik mewah menjadi sasaran pencurian. Situasi tersebut juga memunculkan kekhawatiran mengenai kesiapan aparat dalam mengantisipasi kerusuhan.

Melansir CNA, Rabu (21/10/2026), insiden terjadi di Place Vendome, Paris, ketika enam orang bertopeng menggunakan pembatas jalan untuk menghancurkan kaca butik Louis Vuitton pada Sabtu. Aksi mereka disambut puluhan orang berpakaian hitam yang berada di sekitar lokasi. Para pelaku gagal memasuki toko karena terhalang kaca khusus yang terpasang pada bangunan tersebut.

Seorang karyawan butik menyebut kejadian itu sebagai tindakan kriminal, bukan bagian dari aksi demonstrasi. Ia menyesalkan kerusakan yang ditimbulkan dan mengakui pihak toko beruntung karena barang dagangan tidak sampai dijarah.

Gelombang demonstrasi yang dipicu persoalan pendanaan sekolah dan tingginya biaya hidup turut diwarnai aksi perusakan di sejumlah kota. Di Paris, butik Burberry menjadi sasaran, sedangkan gerai Louis Vuitton dan Hermes di Marseille dilaporkan dijarah. Toko perhiasan Graff di Place Vendome bahkan harus tutup pada Senin karena kaca depannya rusak. Sementara itu, fasad butik Dior di Rue Saint-Honoré dipenuhi coretan bernada anti-polisi.

PT Mitra Mortar indonesia

Penjarahan di Prancis Sasar Berbagai Merek Besar

Dampak Penjarahan di Prancis juga meluas ke sektor ritel olahraga, kecantikan, teknologi, dan otomotif. Gerai JD Sports mengalami pengrusakan, sementara sekitar 20 toko Sephora di berbagai wilayah dilaporkan menjadi sasaran. Sebuah toko Apple di Lille turut mengalami kerusakan.

Di pusat Paris, showroom Tesla dirusak dengan coretan yang menyerang CEO perusahaan tersebut, Elon Musk. Cabang bank Société Générale di dekat lokasi juga ditutup setelah pintunya dilumuri cat merah muda dan jendelanya dipasangi tulisan bernada politik.

Pihak berwenang kini berupaya mencegah barang hasil penjarahan diperjualbelikan melalui internet. Sejumlah menteri telah berdiskusi dengan platform, termasuk Vinted, Amazon, eBay, Meta, dan TikTok, untuk membahas penghapusan iklan mencurigakan serta identifikasi penjual. Nomor seri dan chip khusus pada sebagian produk mewah juga dapat membantu pelacakan barang curian.

Vinted menyatakan telah bergerak untuk mengidentifikasi dan menghapus iklan yang diduga berkaitan dengan barang curian. Platform tersebut juga menegaskan kerja samanya dengan aparat dan otoritas Prancis.

Pengamanan Demonstrasi Jadi Sorotan

Kerusuhan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan pengamanan. Kawasan perbelanjaan di Paris biasanya memasang barikade sebelum demonstrasi besar atau perayaan olahraga yang berpotensi memicu kericuhan. Namun, persiapan kali ini dinilai belum memadai karena pola demonstrasi berbeda dari biasanya.

Seorang karyawan Dior di Rue Royale mengatakan petugas sempat terdesak oleh kerumunan. Toko tempatnya bekerja selamat setelah karyawan menurunkan tirai pengaman sekitar pukul 16.00. Di seberang jalan, jendela Ralph Lauren dihancurkan, sedangkan butik Kenzo dijarah.

Ia mempertanyakan kesiapan aparat karena potensi kerusuhan telah ramai dibicarakan, termasuk melalui media sosial.

Pada Senin malam, situasi di sejumlah kota mulai berangsur tenang. Pemberlakuan jam malam turut membantu meredam kerusuhan. Meski demikian, Penjarahan di Prancis menyisakan pekerjaan besar bagi pemilik usaha dan pemerintah, mulai dari pemulihan toko hingga penguatan pengamanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan