Doktor Mediotomo Diharapkan Jadi Anggota RRB ITU Region E

(Dok: kominfo.go.id)

Bucharest – Delegasi Indonesia terus menggalang dukungan negara anggota International Telecommunication Union (ITU) untuk pencalonan Doktor Meiditomo Sutyarjoko sebagai Anggota Radio Regulations Board (RRB) Region E Asia dan Australasia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan sejauh ini upaya Pemerintah mengusung Meiditomo Sutyarjoko sebagai Anggota RRB Region E terus mengalami peningkatan. Indonesia saat ini masuk 5 besar kandidat terkuat.

“(Anggota RRB) itu ada tiga calonnya dan saat ini lima kandidat unggul, kita sekarang di 4 besar dan sedang bergerak menuju tiga besar untuk tiga seats,” jelasnya usai menyampaikan menghadiri High Policy Statements ITU Plenipotentiary Conference 2022 di Palace of Parliament, Bucharest, Rumania, Selasa (27/09).

Kelima negara anggota ITU yang unggul untuk memegang keanggotaan RRB Region E antara lain Tiongkok, Saudi Arabia, Indonesia, India, dan Irak.

“Saya melihat posisi itu, tentu berharap sekali bahwa Pak Meiditomo nanti akan terpilih sebagai salah satu dari tiga Anggota Radio Regulations Board untuk Region E,” ungkap Menteri Johnny.

Sebelumnya, Menkominfo Johnny G. Plate memperkenalkan Meiditomo Sutyarjoko sebagai kandidat RRB Region E Asia dan Australasia di hadapan Pimpinan ITU dan seluruh negara anggota ITU.

“Saya mengandalkan dukungan Anda yang sangat berharga. Kita memberikan dukungan untuk negara-negara sahabat dan mitra kita, dan minta dukungan untuk calon Indonesia di ITU Council,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam paparan High Policy Statement, Menteri Johnny menyampaikan tiga aspek, pertama pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia; kedua penyelenggaraan Digital Economic Ministers’ Meeting (DEMM) sebagai puncak dari pelaksanaan Digital Economy Working Group (DEWG) Presidensi G20 Indonesia 2022, dan ketiga dukungan untuk Indonesia di ITU Council dan pencalonan Meiditomo Sutyarjoko sebagai Anggota RRB Region E Asia dan Australasia.

Artikel SebelumnyaBalai Kemenperin Ciptakan Sistem Mitigasi Pencemaran Air dan Udara
Artikel SelanjutnyaInfluencer Alfi Siregar Bicara tentang Transaksi Dompet Digital