Bitcoin Turun Tipis, Investor Masih Bersikap Hati-Hati Meski Akses Perdagangan Diperluas

0
10
Bitcoin Turun Tipis, Investor Masih Bersikap Hati-Hati Meski Akses Perdagangan Diperluas
Bitcoin Turun Tipis, Investor Masih Bersikap Hati-Hati Meski Akses Perdagangan Diperluas (Foto Ilustrasi)
Pojok Bisnis

Bitcoin Turun Tipis pada perdagangan awal pekan meski pasar aset digital mendapat sentimen positif dari langkah CME Group yang resmi memperluas jam perdagangan produk derivatif kripto menjadi 24 jam penuh. Kendati demikian, respons pasar masih cenderung hati-hati sehingga harga aset kripto terbesar di dunia itu belum mampu mencatat penguatan berarti.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level USD73.630 atau melemah sekitar 0,36 persen. Pergerakan tersebut mencerminkan kondisi pasar yang masih dibayangi sentimen beragam, mulai dari arus investasi institusional hingga perkembangan regulasi di Amerika Serikat.

Salah satu kabar penting datang dari CME Group yang mengumumkan layanan perdagangan kontrak berjangka dan opsi kripto kini tersedia selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan melalui platform CME Globex.

Kebijakan tersebut membuat jadwal perdagangan CME semakin mendekati karakteristik pasar kripto yang beroperasi tanpa henti. Investor kini dapat merespons berbagai peristiwa yang memengaruhi harga aset digital kapan saja, termasuk saat akhir pekan maupun hari libur.

PT Mitra Mortar indonesia

Bitcoin Turun Tipis Meski CME Perluas Jam Perdagangan

Langkah CME dinilai sebagai upaya memperkuat akses investor institusional terhadap pasar aset digital yang teregulasi. Sepanjang 2025, perusahaan itu mencatat volume perdagangan nominal produk kripto mendekati USD3 triliun, menunjukkan tingginya minat pelaku pasar terhadap instrumen investasi berbasis kripto.

Saat ini, CME menawarkan kontrak derivatif yang terkait dengan bitcoin dan ether. Selain itu, perusahaan juga telah menghadirkan produk baru yang terhubung dengan aset digital lain seperti XRP dan Solana.

Meski perkembangan tersebut dinilai positif, Bitcoin Turun Tipis karena pasar masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah melambatnya permintaan terhadap ETF Bitcoin spot dalam beberapa pekan terakhir.

Penurunan minat pada produk investasi tersebut membuat harga bitcoin kehilangan momentum. Dalam sepekan terakhir, bitcoin tercatat melemah sekitar tiga persen. Kondisi serupa juga dialami ether yang mengalami penurunan dalam kisaran yang hampir sama.

Selain faktor permintaan, investor juga terus memantau perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembahasan Rancangan Undang-Undang CLARITY yang bertujuan membentuk kerangka pengawasan aset digital yang lebih jelas.

Perdebatan mengenai regulasi tersebut masih berlangsung. Bahkan CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, sempat menyampaikan kritik terhadap beberapa ketentuan dalam rancangan aturan tersebut.

Meski demikian, sejumlah analis menilai perkembangan infrastruktur perdagangan yang semakin matang tetap menjadi fondasi penting bagi industri aset digital. Karena itu, meskipun Bitcoin Turun Tipis dalam jangka pendek, pelaku pasar masih melihat prospek pertumbuhan sektor kripto dalam jangka panjang.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan