Wagub Bali Buka Sanur Village Festival tahun 2022.

(Dok: baliprov.go.id)

Denpasar – Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjok. Oka Sukawati membuka Sanur Village Festival tahun 2022. Festival ini menjadi bukti kepada dunia bahwa Bali masih ada, Bali masih terus berkarya dan berprestasi serta masih mampu menampilkan kualitasnya kepada dunia.

“Dengan mengangkat tema ‘Surya Sewana’ yang menandakan mulai bangkitnya pariwisata Bali, ibarat kita menyambut terbitnya matahari di pagi yang akan memberikan sinar kehidupan untuk kita semua. Pariwisata Bali sebagai lokomotif ekonomi Bali harus segera kita bangkitkan. Berbagai usaha promosi untuk menarik wisatawan datang ke Bali harus terus dilakukan. Event budaya, event MICE, event olahraga dan event-event lainnya harus terus dilaksanakan. Dalam kondisi seperti sekarang ini, event pariwisata akan menjadi daya tarik yang sangat ampuh sebagai ajang promosi untuk menarik banyak wisatawan agar datang ke Bali. Telah terbukti bahwa pelaksanaan event di Bali, mampu meningkatkan jumah penumpang pesawat dan occupancy hotel di Bali, hal ini sudah tentu akan memberikan multiplier effect yang positif baik kepada penyelenggara event maupun masyarakat sekitar serta masyarakat Bali pada umumnya,” kata Wagub Cok Ace saat memberikan sambutan serangkaian pembukaan Sanur Village Festival yang diselenggarakan di Pantai Matahari Terbit, Kamis, Wraspati Umanis, Wuku Matal (18/8).

Sanur Village Festival ini akan menjadi titik awal bangkitnya destinasi wisata Sanur dari keterpurukan selama dua tahun ini. Selain itu, penyelenggaraan event Sanur Village Festival diharapkan mampu menjadi energi baru bagi para pelaku pariwisata di Bali khususnya di Sanur.

Multiplier effect dari penyelenggaraan event ini diharapkan mampu sebagai pemicu bangkitnya perekonomian masyarakat karena terserapnya tenaga kerja serta bergeraknya UMKM.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno mengatakan pihaknya sangat senang dengan dilaksanakannya beberapa event secara berturut-turut di Bali. Ini membuktikan bahwa Bali dengan masyarakatnya yang majemuk dan kreatif mampu menunjukkan kepada dunia bahwa Bali tetap berkarya dan mampu menjadikan kesehatan sebagai hal terpenting dalam menunjang perekonomian Bali, khususnya disektor pariwisata.

“Saya harapkan Sanur, dan Bali pada umumnya menjadi titik bangkitnya perekonomian melalui pariwisata. Ke depan perlu dibingkai tata kelola pariwisata baru yang memiliki strategi pengembangan agar tidak terkikis oleh budaya asing dan bencana non alam (seperti COVID-19 dan virus lainnya, red),” kata Sandiaga Uno.

Meskipun demikian, kondisi Bali saat ini sudah sangat mendukung untuk pelaksanaan berbagai event baik yang berskala lokal, nasional maupun internasional. Angka kasus covid-19 di bali saat ini sudah sangat landai dan sudah tidak menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan karena kasus yang terjadi tidak sampai menambah beban rumah sakit dan tidak menimbulkan kematian.

Semua ini dibantu oleh berbagai usaha pencegahan penyebaran Covid – 19 yang dilakukan oleh masyarakat Bali selama ini sudah membuahkan hasil. Penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh masyarakat di semua sektor kehidupan, pelaksanaan vaksinasi serta ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam mentaati segala peraturan yang dikeluarkan pemerintah akhirnya mampu menekan timbulnya kasus-kasus baru.

Angka positif harian di Bali saat ini masih tetap landai meskipun sedikit ada peningkatan dibandingkan di awal tahun 2022 tetapi kasus meninggal sangat kecil dengan Bed Occupancy Rate ( BOR ) juga sangat kecil. Hal ini yang memberikan rasa optimis bahwa kasus Covid – 19 di Bali sudah tidak perlu dikhawatirkan asalkan masyarakat tetap menjaga protokol Kesehatan dengan disiplin. Antusiasme masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi di Bali juga sangat tinggi, yang juga menjadi faktor yang mampu menekan penyebaran Covid – 19. Jumlah angka vaksinasi di Bali sampai tanggal 16 Agustus 2022 sudah mencapai vaksin I sudah mencapai 105,58 %, untuk vaksin II sudah mencapai 96,83 % sedangkan untuk vaksin tahap tiga sudah mencapai 72,87% bahkan khusus untuk tenaga kesehatan di Bali sudah mendapat vaksin tahap empat.

Ketua panitia pelaksana Sanur Village Festival Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan bahwa berbagai kebijakan pemerintah telah membuat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali menjadi sangat mudah. Saat ini di Bali sudah sebanyak 72 negara yang diberikan layanan Visa On Arrival, bahkan untuk negara-negara anggota ASEAN mereka mendapat keistimewaan ‘Bebas Visa Kunjungan Khusus Wisata’ jika mereka ingin tinggal hanya maksimal 30 hari. Selain itu, pelaksanaan kegiatan Sanur Village Festival saya harapkan mampu memberi peluang dan ruang bagi masyarakat Sanur serta pelaku UMKM untuk berkreasi, berkreatifitas dan memanfaatkan kesempatan untuk turut memutar perekonomiannya di tempat ini (Sanur Village Festival, di Pantai Matahari Terbit).

Untuk diketahui, bahwa wisatawan mancanegara tidak lagi dipersyaratkan tes PCR baik sebelum keberangkatan maupun setibanya di Bali. Mereka hanya cukup menunjukkan dokumen vaksin lengkap dan bahkan wisatawan dengan dibawah 18 tahun tidak diwajibkan menunjukkan dokumen vaksin

Artikel SebelumnyaSarinah Gunakan SIAP QRIS dalam Pembayaran Elektroniknya
Artikel SelanjutnyaMenkes Dorong Penggunaan Alkes Buatan Dalam Negeri