Nilai Ekonomi Melesat, Industrialisasi Olahraga Diproyeksi Jadi Penopang UMKM

0
72
Nilai Ekonomi Melesat, Industrialisasi Olahraga Diproyeksi Jadi Penopang UMKM
Nilai Ekonomi Melesat, Industrialisasi Olahraga Diproyeksi Jadi Penopang UMKM (Dok Foto: KemenUMKM)
Pojok Bisnis

Industrialisasi Olahraga kembali menjadi sorotan dalam diskusi tingkat nasional setelah Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya percepatan transformasi ekonomi berbasis olahraga. Menurutnya, Industrialisasi Olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat ekosistem UMKM sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di Jakarta, Minggu (7/12), Maman menjelaskan bahwa sektor olahraga sudah saatnya tidak hanya dipandang sebagai ruang kompetisi atau kegiatan rekreatif. Ia menilai potensi ekonomi di baliknya jauh lebih besar, terutama jika dikelola secara sistematis dengan melibatkan para pelaku UMKM dalam rantai nilai industrinya. Maman menekankan perlunya perubahan cara pandang agar olahraga dapat dikembangkan sebagai bagian dari sektor industri yang modern, adaptif, dan mampu menggerakkan berbagai sektor usaha.

Kolaborasi Lintas Sektor Menjadi Fondasi Utama

Dalam sesi bertema Empowering The Sports Industry Value Chain, Maman menguraikan bahwa penguatan sektor ini tidak bisa dicapai hanya oleh satu lembaga. Industrialisasi olahraga membutuhkan dukungan kolaboratif dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas olahraga, serta sektor swasta yang memiliki pengalaman dalam pengembangan industri kreatif. Ia menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci agar nilai tambah ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara merata.

Sebagai bentuk langkah nyata, Maman menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian UMKM, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Nota kesepahaman tersebut menjadi landasan untuk memperkuat mekanisme pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga baik di pusat maupun daerah. Kolaborasi ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo yang menempatkan penguatan ekosistem industri olahraga sebagai salah satu target percepatan ekonomi nasional.

PT Mitra Mortar indonesia

Maman menambahkan bahwa tahap awal implementasi akan difokuskan pada 20 stadion sepak bola sebagai pilot project. Namun ia memastikan bahwa fokus pemerintah tidak akan berhenti pada sepak bola saja. Menurutnya, basis penggemar yang besar serta potensi multiplier effect dari berbagai cabang olahraga dapat menjadi peluang besar bagi UMKM untuk tumbuh bersamaan dengan berkembangnya industri olahraga.

Peluang UMKM dan Proyeksi Ekonomi yang Menguat

Dalam paparannya, Maman mengungkapkan bahwa nilai ekonomi industri olahraga Indonesia pada 2024 diperkirakan sudah menyentuh angka Rp41 triliun per tahun. Angka tersebut juga diproyeksikan meningkat signifikan menjadi Rp96 triliun pada 2027 jika seluruh pihak bergerak dalam satu arah. Ia percaya bahwa pencapaian ini dapat diraih apabila Industrialisasi Olahraga terus diperkuat dan dijalankan secara konsisten di tingkat nasional maupun daerah.

Maman mengajak masyarakat olahraga untuk tidak hanya berperan sebagai penonton atau penerima manfaat. Ia mendorong para pelaku olahraga untuk masuk dalam rantai nilai industri, baik dalam sektor produksi, pemasaran, maupun pengembangan layanan berbasis olahraga. Pendekatan ini diyakini dapat membuka ruang inovasi yang lebih luas bagi UMKM.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza yang turut hadir dalam forum tersebut juga menambahkan pentingnya dukungan publik dalam mendorong tumbuhnya industri olahraga dalam negeri. Ia menekankan bahwa produk-produk buatan anak bangsa memiliki kualitas yang kompetitif dan layak dijadikan pilihan utama.

Menurut Faisol, keberpihakan konsumen dalam negeri sangat menentukan keberlanjutan industri olahraga nasional. Ia menegaskan bahwa kualitas produk lokal saat ini tidak kalah bersaing sehingga menjadi bagian penting dalam memperkuat rantai pasok industri olahraga secara keseluruhan.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan