Tiket Lebaran KAI Laris Manis, Lebih dari 2,5 Juta Kursi Sudah Terjual

0
137
Tiket Lebaran KAI Laris Manis, Lebih dari 2,5 Juta Kursi Sudah Terjual
Tiket Lebaran KAI Laris Manis, Lebih dari 2,5 Juta Kursi Sudah Terjual (Dok Foto: KAI)
Pojok Bisnis

Penjualan Tiket Lebaran KAI untuk periode mudik 2026 terus mengalami peningkatan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri. PT Kereta Api Indonesia mencatat minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tetap tinggi karena dinilai praktis dan relatif nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Hingga 11 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan Tiket Lebaran KAI telah mencapai 2.578.820 lembar.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 57,3 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Secara keseluruhan, KAI menyiapkan 4.498.696 kursi untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal dalam rentang keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.919.876 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik. Ketersediaan ini memberikan peluang bagi calon penumpang yang belum mendapatkan Tiket Lebaran KAI untuk tetap merencanakan perjalanan menggunakan kereta api.

Dari total tiket yang terjual, sebagian besar berasal dari layanan kereta api jarak jauh. Penjualan pada layanan ini tercatat mencapai 2.468.309 tiket atau sekitar 69,1 persen dari total 3.571.760 kursi yang disediakan. Artinya, masih ada sekitar 1.103.451 kursi yang dapat dipesan oleh masyarakat yang ingin bepergian ke berbagai kota tujuan selama musim mudik.

PT Mitra Mortar indonesia

Sementara itu, penjualan tiket untuk layanan kereta api lokal masih relatif rendah. Hingga saat ini, sebanyak 110.511 tiket telah terjual dari total 926.936 kursi yang tersedia. Dengan demikian, peluang mendapatkan Tiket Lebaran KAI untuk layanan kereta lokal masih terbuka lebar.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan masyarakat masih memiliki banyak pilihan jadwal perjalanan yang dapat dimanfaatkan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini. Ia mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal yang sesuai dengan kebutuhan.

Puncak Arus Mudik Diperkirakan Terjadi H-3 Lebaran

KAI memprediksi puncak arus mudik akan terjadi sekitar tiga hari sebelum Lebaran atau H-3. Pada periode tersebut, volume penumpang diperkirakan dapat mencapai sekitar 247.440 orang dalam satu hari perjalanan.

Angka ini masih bersifat sementara karena penjualan Tiket Lebaran KAI masih terus berlangsung. Permintaan biasanya akan meningkat tajam pada hari-hari mendekati jadwal keberangkatan.

Sejumlah stasiun tercatat menjadi tujuan favorit penumpang selama masa mudik tahun ini. Di antaranya adalah Stasiun Pasarsenen, Gambir, Yogyakarta, Bekasi, Surabaya Pasar Turi, Purwokerto, Semarang Tawang, Bandung, Surabaya Gubeng, serta Jatinegara. Stasiun-stasiun tersebut menjadi simpul pergerakan utama masyarakat menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Selain layanan reguler, kereta ekonomi bersubsidi juga menjadi salah satu pilihan masyarakat. Hingga saat ini, tingkat keterisian kereta ekonomi kerakyatan telah mencapai sekitar 78 persen atau sebanyak 21.451 tiket dari total 27.368 kursi yang tersedia.

Tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama untuk perjalanan mudik. Selain menawarkan kenyamanan, kereta api juga dinilai lebih stabil dari sisi waktu tempuh dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

Anne menambahkan bahwa KAI terus memantau perkembangan penjualan Tiket Lebaran KAI sekaligus memastikan kesiapan operasional di seluruh wilayah kerja perusahaan. Berbagai aspek layanan mulai dari kesiapan sarana, prasarana, hingga koordinasi operasional di lapangan terus diperkuat agar perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan