Permintaan Chip dan Produk Teknologi Naik, Dampak AI ke Ekonomi Mulai Meluas

0
8
Permintaan Chip dan Produk Teknologi Naik, Dampak AI ke Ekonomi Mulai Meluas
Permintaan Chip dan Produk Teknologi Naik, Dampak AI ke Ekonomi Mulai Meluas (Foto Ilustrasi)
Pojok Bisnis

Dampak AI ke Ekonomi mulai terlihat melalui peningkatan investasi teknologi, pertumbuhan permintaan chip, serta ekspansi produk digital di sejumlah negara. Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah memberikan dorongan positif terhadap pertumbuhan ekonomi global dalam jangka pendek.

Direktur Departemen Komunikasi IMF Julie Kozack mengatakan investasi di sektor AI saat ini menunjukkan perkembangan yang kuat. Kondisi tersebut ikut menopang aktivitas ekonomi di Amerika Serikat dan beberapa negara Asia.

Dalam konferensi pers IMF yang dikutip Minggu (13/9/2026), Kozack menyebut peningkatan permintaan terhadap chip dan berbagai perangkat teknologi turut mendorong ekspor sejumlah negara. Efeknya mulai dirasakan oleh sektor ekonomi di luar perusahaan teknologi.

“Dalam jangka pendek, kami melihat adanya dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar Kozack.

PT Mitra Mortar indonesia

Dampak AI ke Ekonomi Bergantung pada Produktivitas

Meski memberikan dorongan awal, IMF menilai pengaruh terbesar AI terhadap perekonomian kemungkinan baru terlihat dalam jangka menengah. Lembaga tersebut masih mengkaji apakah investasi besar di bidang AI dapat menghasilkan peningkatan produktivitas yang bertahan lama.

Kozack menjelaskan, IMF sebelumnya telah melakukan penelitian mengenai hubungan antara AI dan pertumbuhan ekonomi. Namun, lembaga itu belum memiliki perhitungan terbaru mengenai besarnya kontribusi AI terhadap pertumbuhan dalam jangka menengah.

Menurutnya, pertanyaan utama yang perlu dijawab adalah kemampuan AI dalam meningkatkan produktivitas perusahaan dan tenaga kerja. Apabila teknologi tersebut mampu membuat proses produksi lebih efisien, pertumbuhan ekonomi berpotensi memperoleh dukungan yang lebih kuat.

Selain produktivitas, IMF juga memperhatikan pengaruh AI terhadap pasar tenaga kerja. Perubahan kebutuhan keterampilan, pola pekerjaan, dan potensi pergeseran lapangan kerja menjadi bagian dari agenda penelitian yang masih terus dikembangkan.

AI Jadi Penopang Permintaan di Tengah Ketidakpastian

Perkembangan AI saat ini berlangsung ketika perekonomian dunia menghadapi tekanan harga energi dan ketidakpastian global. Dalam situasi tersebut, investasi teknologi menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga permintaan.

Namun, Dampak AI ke Ekonomi tidak cukup dinilai dari besarnya belanja modal atau meningkatnya penjualan perangkat teknologi. Kemampuan AI dalam menciptakan efisiensi, meningkatkan output, dan memperkuat daya saing akan menentukan manfaatnya dalam jangka panjang.

IMF menilai perkembangan AI berpotensi menjadi sumber pertumbuhan baru apabila didukung kebijakan yang tepat, kesiapan tenaga kerja, serta investasi pada infrastruktur digital.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan