Fluktuasi Harga Pangan Menurun Pasca-Lebaran, Antisipasi Iduladha Dipercepat

0
85
Fluktuasi Harga Pangan Menurun Pasca-Lebaran, Antisipasi Iduladha Dipercepat
Fluktuasi Harga Pangan Menurun Pasca-Lebaran, Antisipasi Iduladha Dipercepat (Dok Foto: Bapanas)
Pojok Bisnis

Pemerintah mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi fluktuasi harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha yang diperkirakan jatuh pada akhir Mei 2026. Langkah ini diambil menyusul tren positif pengendalian inflasi selama periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini yang dinilai lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan bahwa upaya antisipasi telah disiapkan sejak dini. Fokus utama diarahkan pada komoditas strategis, khususnya daging yang permintaannya meningkat signifikan saat momentum Iduladha.

Menurut Ketut, potensi fluktuasi harga pangan pada periode tersebut tetap perlu diwaspadai, mengingat lonjakan permintaan biasanya terjadi secara bersamaan di berbagai daerah. Pemerintah pun berkomitmen menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga agar tetap terkendali di tingkat konsumen.

Ia menjelaskan, berbagai langkah telah disusun, mulai dari penguatan distribusi hingga koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman. Upaya ini diharapkan mampu meredam potensi gejolak harga, terutama pada komoditas daging sapi dan kambing yang menjadi kebutuhan utama saat Iduladha.

PT Mitra Mortar indonesia

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa tekanan inflasi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 relatif lebih terkendali. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebutkan bahwa kenaikan harga yang biasanya terjadi pada periode tersebut tidak setinggi tahun lalu.

Data tersebut menunjukkan bahwa pengendalian fluktuasi harga pangan berjalan cukup efektif, dengan tren inflasi yang lebih landai. Kondisi ini turut memberikan dampak positif bagi daya beli masyarakat, yang tidak mengalami tekanan berlebihan akibat lonjakan harga kebutuhan pokok.

Tren Harga Mulai Stabil PascaleBaran

Pasca-Idulfitri, perkembangan harga pangan menunjukkan kecenderungan menuju stabilisasi. Berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan pertama April, jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga tercatat menurun. Sebaliknya, wilayah yang mengalami penurunan harga justru meningkat.

Penurunan tekanan harga ini terlihat pada sejumlah komoditas utama. Daging ayam ras, telur ayam, hingga cabai rawit mengalami penurunan jumlah daerah yang terdampak kenaikan harga. Bahkan, komoditas daging sapi menunjukkan perbaikan signifikan dalam hal stabilitas harga di berbagai wilayah.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pengendalian fluktuasi harga pangan tidak hanya berhasil saat Ramadan dan Lebaran, tetapi juga berlanjut setelahnya. Pemerintah optimistis tren ini dapat dipertahankan hingga memasuki periode Iduladha.

Ketut menambahkan, capaian ini tidak lepas dari peran aktif Satuan Tugas (Satgas) pengawasan pangan yang telah bekerja sejak sebelum Ramadan. Pengawasan dilakukan secara intensif di puluhan ribu titik di seluruh Indonesia untuk memastikan tidak terjadi praktik penyimpangan yang dapat memicu lonjakan harga.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga. Dengan pengawasan yang ketat, potensi gangguan distribusi maupun spekulasi harga dapat diminimalisir.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan