Industri Farmasi dan Kosmetik RI Masuki Babak Baru dengan Ekspor ke 5 Kawasan Dunia

0
130
Industri Farmasi dan Kosmetik RI Masuki Babak Baru dengan Ekspor ke 5 Kawasan Dunia
Industri Farmasi dan Kosmetik RI Masuki Babak Baru dengan Ekspor ke 5 Kawasan Dunia (Dok Foto: Kemenperin)
Pojok Bisnis

Industri farmasi dan kosmetik kembali menjadi salah satu sektor yang menunjukkan ketangguhan Indonesia di pasar internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku usaha nasional berhasil memperluas ekspor hingga menjangkau negara-negara di Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Oseania. Tren ini sekaligus mempertegas bahwa industri farmasi dan kosmetik dalam negeri semakin dipercaya karena kualitas, standar produksi, dan inovasi yang terus berkembang. Mulai dari produk perawatan diri, kosmetik, obat-obatan, suplemen kesehatan, hingga minyak atsiri, semuanya kini makin diterima luas di berbagai belahan dunia. Kinerja ekspor ini menjadi cerminan nyata bahwa industri farmasi dan kosmetik Indonesia telah memasuki fase pertumbuhan yang lebih solid dan kompetitif.

Dalam rangkaian kegiatan Pameran Indonesia Pharmaceutical and Cosmetics for Sustainability 2025 yang berlangsung pada 12–14 November di Plaza Industri Kementerian Perindustrian, Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil, Taufiek Bawazier, menyampaikan bahwa geliat ekspor sektor ini menunjukkan peningkatan signifikan. Ia menegaskan, keberhasilan yang diraih para pelaku industri bukan hanya menjadi bukti peningkatan kualitas produk, tetapi juga memperlihatkan kesiapan Indonesia bersaing di pasar global.

Lonjakan Ekspor Kosmetik dan Produk Perawatan Diri

Di kategori kosmetik dan produk perawatan diri, sejumlah perusahaan nasional mampu mencatatkan pencapaian ekspor yang mencolok. PT Prioritas Jaya Indonesia menjadi salah satu contoh dengan keberhasilannya menembus pasar Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Nigeria, hingga negara-negara di Kepulauan Pasifik melalui produk sabun pepaya merek Jinzu dan Thai. Selain itu, parfum merek Honor dan Vlagio juga telah diterima di Malaysia dan Filipina.

Perusahaan lain, seperti PT Malidas Sterilindo, turut memperkuat posisi Indonesia di pasar regional melalui ekspor sabun mandi dan sampo merek d’orzu ke Malaysia. Sementara itu, PT Gemma Natura Lestari berhasil memasarkan produk Shumi ke Jepang dan Secrets ke Nigeria, menegaskan bahwa produk Indonesia bisa bersaing di dua pasar dengan karakter konsumen yang sangat berbeda.

PT Mitra Mortar indonesia

Daya saing industri farmasi dan kosmetik nasional turut diperkuat dengan kehadiran pabrik-pabrik berskala global. PT Yasulor Indonesia—bagian dari L’Oréal Group—mengalokasikan sekitar 60 persen kapasitas produksinya untuk pasar ekspor. Produk mereka kini dipasarkan ke hampir 20 negara, mulai dari kawasan ASEAN hingga Uni Emirat Arab, Pakistan, Korea, Australia, dan Afrika Selatan. Unilever Indonesia juga mencatatkan penyebaran pasar yang luas, dengan berbagai produknya telah diekspor ke 22 negara.

Kinerja Perusahaan Farmasi Makin Solid di Pasar Global

Pada sektor farmasi, sejumlah perusahaan mampu mempertahankan performa ekspor yang stabil. PT Darya-Varia Laboratoria Tbk mengirimkan produknya ke Filipina, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab. PT Indofarma Tbk—salah satu BUMN farmasi—mengekspor berbagai jenis obat ke Afghanistan, Singapura, dan Kamboja. PT Phapros juga memperluas pengiriman produknya hingga ke Peru dan Timor Leste.

Dexa Group menjadi salah satu pemain besar yang memiliki jaringan ekspor paling luas, mencakup Asia Tenggara, Eropa, Amerika, hingga Afrika. PT Konimex turut meramaikan pasar internasional dengan negara tujuan seperti Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, Jepang, Tiongkok, Arab Saudi, hingga Kanada.

Produk herbal dan minyak atsiri Indonesia juga terus menguat sebagai bagian penting dalam rantai pasok global. PT Setia Kawan Abadi sukses mengekspor produk Golden Koffie, Go-Slim, dan Pinoy Jamu Booster ke berbagai negara. Adapun PT Sinkona Indonesia Lestari memasok minyak nilam, sereh wangi, dan pala sebagai bahan baku industri kosmetik dunia.

“Pencapaian ekspor ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki standar kualitas tinggi, inovasi, dan kemampuan produksi yang bisa bersaing di tingkat global. Permintaan terhadap produk berbahan alami dan berteknologi modern semakin meningkat, dan industri kita mampu menjawab kebutuhan itu,” ujar Taufiek saat meninjau pameran di Jakarta.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan