Daya Saing Industri Tak Hanya Bergantung pada Harga Gas, Apa Faktor Penentunya?

0
44
Daya Saing Industri Tak Hanya Bergantung pada Harga Gas, Apa Faktor Penentunya?
Daya Saing Industri Tak Hanya Bergantung pada Harga Gas, Apa Faktor Penentunya? (Foto Ilustrasi)
Pojok Bisnis

Daya Saing Industri nasional dinilai tidak hanya dipengaruhi oleh harga gas untuk sektor manufaktur. Sejumlah kalangan menilai masih banyak faktor lain yang turut menentukan kemampuan industri bertahan di tengah tekanan ekonomi global, sehingga penyelesaian persoalan harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada biaya energi.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, mengatakan pelaku industri yang bergantung pada konsumsi energi memang menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga energi dunia. Namun, kondisi tersebut bukan satu-satunya penyebab menurunnya performa sektor manufaktur maupun munculnya ancaman pemutusan hubungan kerja.

Menurutnya, pelemahan daya beli masyarakat juga ikut memengaruhi kondisi industri. Ketika permintaan pasar menurun, kapasitas produksi perusahaan ikut berkurang sehingga mendorong berbagai langkah efisiensi.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut menambah beban operasional, terutama bagi industri yang masih mengandalkan bahan baku impor. Perusahaan harus membeli material dengan mata uang asing, sementara hasil penjualannya tetap menggunakan rupiah sehingga margin keuntungan menjadi semakin tertekan.

PT Mitra Mortar indonesia

Daya Saing Industri Dipengaruhi Berbagai Faktor

Said Iqbal mengungkapkan pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan saat ini terus membahas langkah-langkah mitigasi, khususnya bagi industri granit, keramik, dan tekstil yang belakangan menghadapi tekanan cukup besar.

Ia juga meluruskan kabar mengenai potensi pemutusan hubungan kerja dalam jumlah besar. Menurutnya, informasi yang menyebut puluhan ribu pekerja akan kehilangan pekerjaan tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

Pemerintah, kata dia, tetap mengutamakan upaya pencegahan agar PHK dapat diminimalkan. Jika pada akhirnya tidak dapat dihindari, perusahaan tetap diwajibkan memenuhi seluruh hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Kajian Sebut Harga Gas Bukan Penentu Utama

Sementara itu, kajian yang dilakukan ReforMiner Institute menyebut Daya Saing Industri lebih banyak ditentukan oleh kombinasi berbagai aspek. Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menjelaskan harga gas hanya menjadi salah satu komponen dalam struktur biaya produksi.

Menurutnya, strategi bisnis, produktivitas tenaga kerja, efisiensi operasional, ketersediaan bahan baku, teknologi, nilai tukar, sistem logistik, hingga kondisi permintaan pasar memiliki pengaruh yang tidak kalah besar terhadap Daya Saing Industri nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang dianalisis ReforMiner, biaya energi seperti gas, listrik, dan pelumas hanya menyumbang sekitar 6,35 persen dari total struktur biaya industri. Sebaliknya, komponen bahan baku dan bahan penolong mendominasi biaya produksi dengan porsi antara 64,60 hingga 96,76 persen, tergantung jenis industrinya.

Karena itu, Daya Saing Industri dinilai akan lebih kuat apabila pembenahan dilakukan secara menyeluruh. Perbaikan pasokan bahan baku, peningkatan produktivitas, penguatan teknologi, hingga perluasan akses pasar dipandang sama pentingnya dengan kebijakan terkait harga energi agar industri nasional mampu tumbuh lebih kompetitif.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan