Imlek dan Ramadan Berdekatan, Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG untuk libur Imlek Terpenuhi

0
60
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG untuk libur Imlek Terpenuhi
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG untuk libur Imlek Terpenuhi (Dok Foto, Sumber: ANTARA)
Pojok Bisnis

Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan LPG untuk libur Imlek di Jawa Timur tetap terjaga dengan menambah pasokan gas bersubsidi 3 kilogram menjelang rangkaian hari besar keagamaan pada Februari 2026. Tambahan distribusi ini disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas rumah tangga sekaligus persiapan masyarakat memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan perusahaan menyalurkan tambahan 1.096.295 tabung LPG 3 kg selama periode 14–17 Februari 2026. Langkah tersebut diambil karena kebutuhan energi rumah tangga biasanya meningkat pada masa libur panjang, sehingga program LPG untuk libur Imlek dirancang sebagai penguatan stok di lapangan.

Menurut Ahad, pada hari normal di luar masa perayaan, rata-rata distribusi harian LPG di wilayah Jawa Timur berkisar 1.590.214 tabung. Dengan adanya penambahan tersebut, Pertamina menilai ketersediaan energi rumah tangga berada dalam kondisi aman.

Ia menegaskan penyaluran LPG untuk libur Imlek tidak hanya berupa tambahan stok, tetapi juga penguatan pengawasan distribusi. Seluruh fasilitas seperti agen, pangkalan, hingga armada pengangkut telah disiagakan agar distribusi berjalan tanpa hambatan. Petugas juga ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan pasokan sampai ke masyarakat tepat waktu.

PT Mitra Mortar indonesia

Distribusi dan Pengawasan Diperketat

Pertamina menyatakan jaringan logistik disiapkan secara penuh selama masa libur. Pengawasan dilakukan sejak depo hingga pangkalan untuk mencegah keterlambatan maupun penyimpangan penyaluran. Dengan sistem tersebut, perusahaan berharap program LPG untuk libur Imlek dapat benar-benar dirasakan masyarakat, terutama sektor rumah tangga dan usaha mikro yang sangat bergantung pada LPG 3 kg.

Ahad juga mengingatkan masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan. Stok disebut cukup sehingga tidak ada alasan melakukan penimbunan. Ia menilai lonjakan pembelian justru berpotensi menimbulkan kelangkaan semu di tingkat pengecer.

Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Pertamina khawatir beredarnya kabar kelangkaan dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk mencari keuntungan melalui penjualan di atas harga wajar.

Imbauan Penggunaan Sesuai Peruntukan

Pertamina kembali menegaskan bahwa LPG 3 kg merupakan barang subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi rumah tangga prasejahtera dan usaha mikro. Untuk kelompok masyarakat mampu, perusahaan menyarankan menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas.

Penggunaan sesuai sasaran dinilai penting agar program LPG untuk libur Imlek berjalan efektif sekaligus menjaga stabilitas distribusi menjelang Ramadan. Jika konsumsi tepat sasaran, pemerintah dapat memastikan subsidi energi benar-benar diterima kelompok yang membutuhkan.

Dengan penambahan pasokan, kesiapan infrastruktur, serta pengawasan distribusi, Pertamina optimistis kebutuhan energi rumah tangga selama masa perayaan dapat terpenuhi tanpa gangguan berarti.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan